Susu dan Makan Siang Gratis, Bisnis Ordal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Capres dari partai Gerindra Prabowo Subianto menjanjikan makan gratis bagi seluruh pelajar Indonesia jika dirinya terpilih kelak.

Namun tidak hanya makan siang gratis, dirinya menjanjikan susu gratis untuk semua murid di sekolah, di pesantren, anak-anak balita, dan bantuan gizi untuk ibu hamil.

Tim riset CNBC Indonesia memperkirakan anggaran untuk membeli susu sekitar Rp 44,36 triliun. Perhitungan ini dengan mempertimbangkan jumlah murid (57,98 juta) dan jumlah hari sekolah (255 hari).

Kemudian, CNBC Indonesia juga menghitung susu harga Rp 3.000 dengan mempertimbangkan susu UHT ukuran terkecil yakni 125 ml dengan harga termurah.

Data BPS menunjukkan jumlah balita di Indonesia mencapai 22.094.425 jiwa. Bagi balita, jumlah hari pemberian susu bisa mencapai satu tahun penuh atau sekitar 365 hari. Namun bisa jadi hanya diberikan selama kurun usia bayi sampai 5 tahun.

Begitupun ibu hamil, kebutuhan susu diperkirakan hanya mencapai 9 bulan usia ibu mengandung. Umumnya jumlah ibu hamil, berfluktuasi dari tahun ke tahun. Oleh karena itu dibutuhkan perhitungan lebih jauh.

Akal sehat saya, siapa yang mengelola makan siang dan susu gratis?

Apakah disalurkan ke Kementerian Sosial? Jangan jangan dikelola lembaga sendiri yang berjasa atas kampanye Prabowo-Gibran.? Bisa muncul Ordal (Orang Dalam).

Anggaran susu dan makan siang gratis itu sangat besar. Apakah akan ada orang dalam (ordal) capres Prabowo-cawapres Gibran, yang membantu kelola karena adanya hubungan kekerabatan, pertemanan, bisnis, kelembagaan, dan sebagainya.

 

***

 

Sekretaris Jenderal TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, menyebut sumber dana untuk program makan dan susu gratis bisa didapat melalui pengalihan dana-dana APBN dari sejumlah sektor.

"Sumbernya ya dari refocusing dan realokasi uang fungsi pendidikan, perlindungan sosial dan dana kesehatan. Tergantung pada segmentasi orang bersangkutan," tuturnya di Jakarta dalam keterangannya, Rabu (29/11/2023).

Nusron melirik bagaimana APBN Pendidikan di Indonesia yang kini mencapai Rp 660 triliun. Maka itu, ia percaya kalau Rp 400 triliun untuk program makan dan susu gratis dapat terlaksana.

Ia mengingatkan kalau program makan dan susu gratis Prabowo-Gibran akan bisa mengakomodir 82,9 juta rakyat yang membutuhkan. Namun upaya itu diprediksi baru tercapai 100 persen di tahun 2029. Artinya akhir jabatan, bila Prabowo-Gibran, terpilih.

Berbeda dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Rosan Roeslani. Mantan Dubes di AS memilih bungkam saat dikonfirmasi asal dana Rp400 triliun untuk makan siang dan susu gratis ke masyarakat Indonesia.

Padahal Rosan, akui makan siang dan susu gratis tersebut bakal jadi program andalan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pemilu 2024.

Rosan tidak menjelaskan lebih rinci ihwal asal-muasal dana sebesar Rp400 triliun untuk makan dan susu gratis selama satu tahun tersebut. "Nanti ya, bakal dijelasin sama Tim di TKN," tutur Rosan kepada Bisnis di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

Tapi Prabowo, optimistis ia mampu melakukan hal tersebut. Pasalnya, India yang memiliki PDB perkapita lebih rendah dari Indonesia mampu melakukan hal tersebut.

Dirinya mencontohkan India mampu membuat revolusi putih dengan membagikan susu kepada anak sekolah dan telah berjalan sekitar 35 tahun.

“Tadinya hanya susu, tapi ini signifikan. Kemudian saya kira mereka sudah 4-5 tahun melaksanakan makan gratis sekolah. Demikian juga Thailand, Singapura, Malaysia,” lanjutnya.

Pertanyaannya, sudahkah dianggarkan di APBN? Mulai tahun berapa? Apa tahun 2029. Bila benar, bisa jadi makan siang dan susu gratis hanya janji kampanye untuk menarik simpati calon pemilih.

 

***

 

Setiap Pemilu, baik pra maupun pasca, saya mencatat cukup banyak politisi yang menangkap peluang bisnis yang menguntungkan.

Pasalnya, ajang pesta demokrasi yang digelar serentak tersebut selalu memerlukan produk jasa maupun barang yang dibutuhkan oleh banyak pihak untuk berkampanye dalam menarik calon pemilih.

Salah satunya peluang bisnis katering dan suplai makanan, minuman dan kue.

Makan siang gratis adalah bisnis katering. Dengan dana Rp 400 triliun, dibagi ke 416 Kabupaten dan 98 Kota, kira kira tiap kabupaten mendapat jatah sekitar Rp 96 miliar. Ini bukan uang kecil untuk pengelola katering di sebuah kabupaten dan kota.

Anggap profit makan siang 30%. Tiap pengusaha katering di satu kabupaten ada 20 pengusaha. Keuntungannya bisa Rp 4,8 miliar.

Bila makan siang dikelola terpusat. Pengusahanya ambil nett profit 10% mereka bisa kantongi Rp 40 triliun. Bisa jadi si pengusaha katering ini ordal Prabowo-Gibran. Bukan main nett incomenya. Mereka tahu dana ini dari APBN.

Saya membaca, bila Prabowo-Gibran, menang, keduanya menciptakan bisnis makan siang gratis captive market .

Ya, captive market, karena tidak ada kompetitor di bidang industri makan siang. Gibran, tentu tahu kenikmatan menjalankan roda bisnis katering.

Logikanya, ordal bisa tawarkan kerja sama dengan pihak catering lain untuk membantu menggarap order dengan harga bersaing. Bagi bagi cuan dari ordal bukan tidak mungkin bisnis makan siang ini langgeng hingga Pemilu lima tahun lagi.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor menilai program makan siang dan susu gratis yang menjadi unggulan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hanya akan menghambur-hamburkan anggaran. Ia menilai program ini akan menelan anggaran senilai Rp400 triliun. ([email protected])

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…