Bantuan PIP SMPN 1 Tarik Diduga Raib, LSM LIRA Ancam Lapor ke Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gapura sekolah SMPN 1 Tarik, Sidoarjo
Gapura sekolah SMPN 1 Tarik, Sidoarjo

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kalangan siswa tak mampu di SMPN 1 Tarik, Sidoarjo diduga raib dari rekening penerimanya. Beberapa wali murid mengaku kecewa, sehingga    meminta kepada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) untuk meminta  penjelasan pihak sekolah  soal kejadian itu. Informasi yang dihimpun, dugaan raibnya dana bantuan PIP itu dialami oleh puluhan siswa dari alumni  SMPN 1 Tarik tahun 2022.

Sut, salah wali murid sempat mengecek transaksi ke bank terkait. Lalu diketahui jika ada penarikan secara kolektif dana bantuan PIP tanpa sepengetahuan penerima. Menurut pihak bank,  bantuan uang sekolah untuk siswa tidak mampu tersebut sudah cairkan sejak beberapa tahun lalu.

"Nah terus kita baru tahu ternyata bisa dicek online, waktu di cek kan ada, terus kita ke bank, ternyata kata petugas bank nya itu dulu sudah dicairin," ujar Sut, kepada wartawan Surabaya Pagi, Selasa (19/12/2023).

Dia membeberkan kejadian itu, semula tak tahu jika bantuan dana PIP sebesar Rp750 ribu telah ditransfer ke rekening penerima. Sejak awal diajukan menjadi penerima PIP hingga saat anaknya lulus sekolah dari SMPN 1 tarik, orang tua murid merasa belum pernah diberi penjelasan soal pencairan dana tersebut.

"Dari anak saya kelas 1 sampai kelas 3. Bahkan sekarang ini sudah tamat, tapi kami belum pernah terima kabar beritanya soal pencairan PIP itu. Memang dulu tahun 2022,  waktu anak kami mau rekreasi ke pulau bali ada dikasih uang Rp 500 ribu dari pihak sekolah. Katanya sih uang dari bantuan PIP itu mas," ujarnya. 

Begitu pun dengan orang tua murid lainnya berinisial Sul, setelah dapat informasi soal pencairan dana PIP bisa di cek online. Dia langsung mengecek ke bank, rupanya pihak bank menjelaskan hal yang sama di mana dikatakan jika dana sudah dicairkan sebelumnya. Kabar itu pun dengan cepat menyebar ke sejumlah orang tua murid.

"Saya akhirnya ikut cek juga, tapi kata petugas bank nya sama udah dicairkan. Saya heran, kok bisa dicairkan? ini kan rekening pribadi ya, tapi kok bisa diambil orang lain. Mungkin saja penerima bantuan yang lainya juga sama seperti ini," tutur Sul

Sementara itu, Fahmi Rosidi, anggota LSM LIRA yang sekaligus saudara dari   salah satu orang tua murid  mendesak, agar pihak  sekolah mengembalikan uang bantuan pemerintah  tersebut secepatnya. Sebab, dana itu merupakan hak para penerima bantuan   dalam menunjang kebutuhan belajar siswa  yang notabene tergolong siswa tidak mampu. 

"Dalam hal ini, yang jelas pihak sekolah harus bertanggung jawab," katanya.

Dia menjelaskan, bahwa dalam pencairan dana PIP itu ada keterlibatan oknum yang diduga melakukan permainan bantuan yang diperuntukan bagi siswa tidak mampu tersebut. Dia berharap, agar kejadian ini cepat terungkap secara utuh sehingga hal yang sama tidak dialami siswa lainnya.

"Karena sebesar itu bantuan yang diterima siswa. Kalau tidak segera diganti kami akan laporkan perihal ini ke polisi. Kami  juga punya bukti - bukti, termasuk bukti dari oknum  tata usaha (TU, red) yang katanya siap mengganti uang bantuan itu,"  tegasnya.

Terkait hal ini, Kepala Sekolah (Kasek)  SMPN 1 Tarik, Sulih Prihatiningsih, saat ditemui Surabaya Pagi,  menerangkan bahwa,  pencairan dana PIP bisa saja dilakukan langsung oleh penerima atau pun secara kolektif oleh pihak sekolah  atas dasar pemberian surat kuasa dari pihak penerima bantuan atau wali murid. 

"Boleh saja melakukan  pencairan secara kolektif asal sesuai prosedur, yang  kemudian disalurkan kepada para siswa," jelas Sulih Prihatiningsih, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/12/2023)

Disinggung soal adanya dugaan raibnya dana bantuan PIP terhadap puluhan siswa di SMPN 1 Tarik tahun 2020, 2021 dan 2022, dia menjelaskan jika  tidak tahu menahu terkait persoalan itu. Sebab dirinya belum lama menjabat sebagai Kasek di SMPN 1 Tarik.

"Wah, kalau soal itu saya tidak tahu mas. Saya kan baru pindah di SMPN 1 Taruk ini. Dan sebelumnya saya kan  di SMPN 2 mas," pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Pengacara Penggugat Tolak Saksi PT JPC, Sebut Sarat Akan Konflik Kepentingan

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:42 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun– Pengacara Penggugat Edy Santoso menolak dua saksi yang dihadirkan tergugat Kiagus Firdaus dalam sidang gugatan perdata terkait sengk…

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Pengusaha di Singkawang Ditembak Pembunuh Bayaran Suruhan Adiknya

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 07:06 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pengusaha di Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), tewas ditembak pembunuh bayaran. Pria yang diduga menjadi eksekutor mengaku…

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Lapor Polisi Soal Penganiayaan Pacar di Cilandak

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 01:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Aktris Indonesia bernama Sali Irsalina (36) melapor ke kepolisian soal dugaan penganiayaan pacar di Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta…

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kontribusi Ekonomi Pulau Jawa Capai 54,67% Atas Total PDB Nasional

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan dari 38 provinsi di Indonesia, pertumbuhan ekonomi di …

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Indonesia -Thailand Tingkatkan Kerja Sama Pertanian, Hingga Pengolahan Pangan

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ternyata, kunjungan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di Jakarta, berbuah. Indonesia dan Thailand sepakat memperkuat k…

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Usaha Pertambangan Kuartal Kedua 2026 Alami Kontraksi

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:49 WIB

SURABAYAPAGI.com,Surabaya – Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa sektor usaha pertambangan dan penggalian pada kuartal kedua 2026 mengalami kontraksi …