Tanggul Sungai Kanigoro Jebol

Ratusan Hektar Sawah di Desa Bakungtemenggungan Terancam Kekeringan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi air sungai yang meluap di  persawahan dusun kanigoro, akibat tanggul sungai jebol. SP/Jum
Kondisi air sungai yang meluap di  persawahan dusun kanigoro, akibat tanggul sungai jebol. SP/Jum

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Ratusan hektar lahan sawah milik petani di Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo terancam akan kehilangan pasokan air irigasi.

Itu disebabkan karena tanggul sungai yang berada di Dusun Kanigoro, Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, dalam kurun waktu berkisar tiga  bulan terakhir ini jebol dan sampai sekarang belum ada perbaikan dari dinas terkait.

"Kalau ini tidak segera dibenahi, maka ratusan hektar sawah di desa kami, bisa dipastikan akan kehilangan pasokan air irigasi,” ujar Abu Dawud, Kepala Desa, Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo,  saat ditemui wartawan Surabaya Pagi, di kantornya, Kamis (21/12/2023)

Dampak jebolnya tanggul tersebut mengakibatkan air sungai terbuang dan meluber masuk ke  persawahan milik warga Dusun Kanigoro. Hingga saat ini, air sungai kanigoro tersebut masih meluap di persawahan milik warga setempat. Namun begitu sebaliknya dengan kondisi persawahan milik warga Desa Bakungtemenggungan  malah kekurangan pasokan air irigasi. Para petani di desa setempat berharap adanya perhatian dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

"Agar fungsi pengairan di desa kami bisa kembali normal dan warga petani tidak kesulitan mendapatkan pasokan air irigasi. Apalagi sebentar lagi sudah musim tanam," ucapnya.

Selain itu, Kades Abu Dawud, juga menjelaskan jika jebolnya tanggul ini telah berlangsung sejak bulan September 2023 lalu. Kondisi ini telah dilaporkan kepada pemerintah kabupaten dan pemerintahan provinsi, namun belum mendapat perhatian.

"Sudah pernah dilaporkan (kepada pemerintah), tapi sampai sekarang belum ada perhatian, mungkin proses penganggarannya lama," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes),  Bakungtemenggungan, Suntoro, menyebut, jebolnya tanggul  berdampak pada area persawahan di dua desa dengan wilayah yang berbeda. Wilayah yang  dimaksud, yakni Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo dan Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik. 

"Jadi kami bersama masyarakat bergotong- royong memperbaiki saluran air persawahan, sambil menunggu perbaikan dari dinas terkait," tuturnya.

Menurutnya,  perbaikan saluran air persawahan yang dilakukan bersama warga bersifat sementara. Diakui, pihaknya (Pemdes Bakungtenggungan) bakal  melayangkan surat permohonan hearing bersama dinas terkait ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo.

"Hari ini surat permohonan hearing sudah kami buat. Insya allah besok sudah kami kirimkan," akunya.

Sekdes Suntoro, menyebut, rusaknya tanggul bukan hanya karena pengaruh banjir. Namun juga bisa dimungkinkan karena kualitas bangunan yang kurang memadai.

"Ini penyebabnya bisa saja karena banjir, dan bisa saja dari kwalitas bangunanya," pungkasnya. jum

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…