SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir yang juga Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memberikan apresiasi kepada Gibran yang mengangkat isu SGIE. Menurutnya, SGIE bukan topik sembarangan.
"Ini bukan topik sembarangan, ekonomi dan keuangan syariah itu krusial terutama bagi kita di Indonesia," katanya dikutip dari Instagramnya, Senin (26/12/2023).
Erick mengatakan, Indonesia berada di posisi keempat sektor ekonomi syariah. Indonesia di bawah Malaysia, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
"Tapi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar menjadi nomor satu di SGIE," katanya.
Secara statistik, kata dia, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia. Harapannya, calon pemimpin Indonesia bisa benar-benar memahami SGIE.
"Karena ini dapat menjadi satu topangan baru untuk kemajuan ekonomi yang adil, cepat dan stabil," katanya. n jk/erc
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 11:23 WIB
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Gerah dengan semakin dalamnya keretakan hubungan Bupati Subandi dan wakil bupati Sidoarjo berbagai elemen masyarakat yang…
Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 11:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menyusul menurunnya aktivitas angkutan umum di Terminal Tipe C Durenan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah…
Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:51 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Diterjang hujan deras yang mengakibatkan aliran sungai juga ikut deras dan meluap mengakibatkan Jembatan Bailey Depok di Dukuh…
Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:40 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti viralnya masalah skizofrenia atau gangguan jiwa berat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo telah…
Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:36 WIB
SurabayaPagi, Surabaya — Big Bad Wolf Books (BBW) Surabaya 2026 memasuki pekan terakhir penyelenggaraannya. Digelar sejak 29 Januari 2026 di Convention Hall T…
Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB
Jumat, 06 Feb 2026 10:21 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sepanjang tahun 2025, Pengadilan Agama (PA) Kelas I-A Ponorogo mencatat sebanyak puluhan remaja di wilayahnya terpaksa menikah di…