Warga Kecewa Bupati Sidoarjo, Proyek Revitalisasi Alun-alun dan Trotoar GOR Delta Tak Selesai Akhir 2023

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 01 Jan 2024 17:49 WIB

Warga Kecewa Bupati Sidoarjo, Proyek Revitalisasi Alun-alun dan Trotoar GOR Delta Tak Selesai Akhir 2023

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Dua proyek andalan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yakni proyek pembangunan trotoar berikut taman di jalan lingkar barat serta kawasan GOR Delta dan revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tidak tuntas tepat waktu. Dari pantauan di lapangan tanggal 1 Januari 2024 dua proyek tersebut masih berantakan dan digarap oleh sebagian pekerja. 

Diperkirakan  progres proyek revitalisasi Alun-alun seharga Rp 6 Miliar lebih itu masih 95 persen. 

Baca Juga: Harga Beras masih Tinggi, Warga Berharap Disperindag Turun Tangan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Bahrul Amig, Mulyono tim ahli Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor terlihat mengontrol langsung pekerjaan revitalisasi Alun-alun ditemani Dedy pimpinan CV Adikarya Berkah Abadi selaku pelaksana proyek, Senin (1/1/2024) sore. Mereka duduk bersama di lantai proyek.

"Saya sudah minta pada kontraktor pelaksana untuk dikebut. Saya awasi terus koq progresnya tiap hari, lewat batas waktu tanggal 31 Desember 2023 tentu ada sanksi denda keterlambatan proyek" ujarnya. 

Sementara untuk proyek pembangunan bahu jalan di kawasan GOR Gelora Delta Sidoarjo masa kontrak kerja perusahaan jasa konstruksi pelaksana sudah expired pada 26 Desember lalu. Hasil akhirnya, menurut Amig, baru tergarap 90,11 persen. 

Dijelaskannya proyek tersebut merupakan program konsolidasi antara DLHK dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Karena itu penggarapannya dilakukan oleh dua perusahaan jasa konstruksi yang berbeda.

“Kami harus tunggu dulu sampai pekerjaan yang digarap kontraktornya BMSDA selesai. Setelah itu baru mengerjakan bagian atasnya. Nah itu yang bikin terlambat. Namun semua sudah tahu kok resikonya,” tegasnya.

Meski begitu, ia memastikan kedua proyek yang dibiayai APBD Sidoarjo 2023 untuk mempercantik wajah kota itu tetap akan dilanjutkan oleh kontraktor pemenang tender. “Tentu saja akan terus digarap sampai selesai dengan konsekuensi-konsekuensi keterlambatan sesuai aturan yang berlaku,” tambah Amig.

Diantaranya, kontraktor hanya akan dibayar sesuai hasil garapannya di akhir masa kontrak. Sesuai aturan mereka masih diberi perpanjangan waktu. Jika mereka berhasil menyelesaikannya di masa injury time tersebut, sisa pembayarannya akan dilakukan setelah disahkannya APBD Perubahan di pertengahan 2024 mendatang.

Molornya dua proyek tersebut disorot oleh Yanto dari LSM Satria yang menilai Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor harus memberi sanksi kepada kontraktor pelaksana berupa black list karena kinerjanya kurang baik. "Kinerja kontraktor tersebut sudah mengecewakan rakyat, mereka sudah diberi kepercayaan menggarap proyek dari dana rakyat namun tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh sehingga rakyat tidak bisa menikmati hasil proyek sesuai dengan kontrak yang diteken," katanya.

Baca Juga: Wabup Subandi Mohon Doa Mengatasi Permasalahan Bencana Alam di Sidoarjo

Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Sidoarjo merubah wajah ruang terbuka hijau di jantung kota Delta itu menjadi lebih bersih, tertata rapi, dan membuat nyaman bagi pengunjung. Pasalnya, kabel yang bergelantung mulai utara hingga selatan monumen Jayandaru tidak akan tampak lagi. Kabel-kabel tersebut dirapikan agar tidak mengganggu pengunjung.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan kabel yang bergelantung dari utara hingga selatan Jayandaru dipindahkan ke sisi timur Alun-alun.

"Listrik dan kabel kami pindahkan ke timur jalan dan kami rapikan kembali sehingga nantinya aman bagi pengunjung, jika dilihat dari depan tidak terlihat kabel bergelantungan," katanya.

Nantinya, Alun-alun tersebut terlihat lebih bersih dan estetik tanpa keberadaan kabel yang sebelumnya menggantung. 

"Tujuan dari revitalisasi ini adalah menciptakan ruang terbuka hijau (RTH) yang nyaman dan aman bagi masyarakat dan mempercantik jantung kota Sidoarjo. Termasuk di dalamnya penataan kabel ini," tambah Gus Muhdlor sapaan akrab Bupati Sidoarjo. 

Baca Juga: DLHK Sidoarjo Ambil Alih Pengelolaan Sampah Terminal Purabaya

Kepala Bidang Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo Hery mengatakan selain untuk mempercantik Sidoarjo, proyek ini juga tak abai dalam peningkatan pemenuhan mobilitas pengguna jalan dan kelancaran lalu lintas. 

"Pada rangkaian revitalisasi Alun-alun ini juga dilakukan pelebaran ujung jalan pada sisi barat Alun-alun yaitu untuk radius tikung," ucapnya. 

Hery menambahkan, pelebaran pada ujung jalan sisi barat ini adalah permintaan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo agar mempermudah akses kendaraan dari sisi barat saat belok kiri.

"Pelebaran ujung untuk radius tikung sekitar 3 meter agar memudahkan pengendara motor dan mobil saat akan berbelok kiri," tambahnya. Sg

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU