Mendag Kembangkan Pasar Nontradisional, Fokus ke Asia Tengah dan Amerika Latin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas). SP/ JKT
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas). SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bakal segera mengembangkan beberapa pasar nontradisional pada tahun 2024 ini dengan menargetkan penyelesaian delapan perjanjian dagang sepanjang 2024. Di antaranya Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Sementara itu, kedepan Mendag Zulhas akan mengembangkan pasar tersebut meliputi Asia Selatan, Amerika Latin, Afrika, dan Uni Eropa. Namun, disebutkan, Asia Tengah dan Amerika Latin bakal menjadi fokus utama. 

"Kami juga akan menyelesaikan perjanjian-perjanjian dagang, seperti dengan Mesir, Arab Saudi, dan India," kata pria yang akrab disapa Zulhas, Jumat (05/01/2024).

Sedangkan negara lainnya, kata dia, meliputi Pakistan, Bangladesh, Kazakhstan, Kirgistan, Armenia, Belarusia, Meksiko, Peru, Nigeria, dan Afrika Selatan. Ia juga berencana memaksimalkan perjanjian dagang dengan Uni Emirat Arab guna memperluas pasar ekspor di Benua Afrika.

Zulhas mengungkapkan, pada 20-23 Januari tahun lalu, dirinya memimpin misi dagang ke Arab Saudi. Kemudian menghasilkan kontrak langsung yang melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), nilai kontraknya sekitar 155,7 juta dolar AS.

Ia menjelaskan, misi dagang merupakan komitmen Kemendag untuk melakukan promosi pada pasar-pasar tujuan ekspor nontradisional. 

"Walau pun kita dekat dengan Arab Saudi, haji banyak, umroh banyak, (tapi selama ini) makan itu lauknya dari Thailand, dari kita nggak ada, karena kita belum ada perjanjian," jelasnya. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Disnakkan Gencarkan Pemeriksaan-Suntik Vitamin Kucing Liar Gratis di Pasar Blitar

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar mulai menggencarkan pemeriksaan kesehatan hingga disuntik vitamin secara…

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Target 100 Gigawatt dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 13:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tidak banyak negara yang memiliki kemewahan seperti Indonesia. Kita berada di kawasan tropis dengan penyinaran matahari yang relatif…

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Lewat ‘Rindu Bulan’, Pemkab Banyuwangi Kembalikan Anak Tidak Sekolah ke Lembaga Pendidikan

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan melalui program Rintisan Desa Tuntas Wajib Belajar 12 Tahun (Rindu Bulan),…

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Sumber Pakan Alami Berkurang, Ratusan Kera Lereng Wilis Turun ke Pemukiman Desa

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Seiring berkurangnya sumber pakan alami di kawasan hutan Pegunungan Wilis, sebanyak ratusan kera ekor panjang (maccaa…