SURABAYAPAGI, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menindaklanjuti dan mengkroscek ulang kembali laporan surat suara rusak yang ditemukan di Kabupaten Sidoarjo.
Sebelumnya KPU Sidoarjo mengecek logistik pemilu 2024, menemukan 3.000 surat suara dalam rusak. Temuan itu diketahui saat proses penyortiran terhadap surat suara sebelum dilakukan pelipatan.
Diketahui dari KPU Sidoarjo, kerusakan surat suara tersebut beragam, mulai dari sobek, berlubang, hingga masalah warna yang pecah. Namun, kini surat suara yang rusak telah disortir dan dipisahkan.
Tentunya, dengan peristiwa temuan surat suara rusak ini menjadi sorotan dan menimbulkan kekhawatiran terkait kesiapan pemilihan umum yang semakin dekat. Sementara ini, KPU dan pihak terkait berupaya untuk menangani masalah ini.
Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq, mengaku telah meninjau secara langsung gudang KPUD Sidoarjo dan meminta pihak terkait untuk segera membuat pelaporan secara tertulis disertai data yang akurat.
"Kami sudah meninjau kondisi surat suara itu (rusak). Hasil supervisi tersebut, kami minta ke teman-teman KPU Sidoarjo untuk membuat laporan tertulis kepada provinsi, lalu diinput di Silog (Sistem Informasi Logistik) untuk diketahui oleh penyedia," kata Rozaq, saat dihubungi Surabaya Pagi, Jumat, (5/1/2024).
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta KPUD Sidoarjo membuat surat pengajuan pengantian surat suara rusak.
"Dan sekaligus membuat surat pengajuan kekuarangan karena faktor kerusakan," imbuhnya.
Sesuai mekanisme yang berlaku, surat suara yang rusak akan diganti sesuai jumlahnya, sementara yang rusak akan disimpan terlebih dahulu sebelum dimusnahkan menjelang tanggal 14 Februari 2024, dengan saksi dari Bawaslu, kepolisian, dan pihak terkait lainnya.
Meskipun menghadapi masalah ini, Mantan Komisioner KPU Sampang itu menegaskan bahwa distribusi logistik, termasuk surat suara, masih berlanjut.
KPU Jatim sendiri sebelumnya telah menjamin penyelesaian distribusi logistik Pemilu 2024 akan rampung di pertengahan Januari, saat ini sudah 90 persen surat suara sudah diterima oleh kabupaten/kota.ain
Editor : Mariana Setiawati