Bupati Terima Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Terapkan Standar Keselamatan, 47 Perusahaan di Lamongan Dapat Penghargaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima penghargaan pembina K3 terbaik dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. SP/IST
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menerima penghargaan pembina K3 terbaik dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Karena berhasil menerapkan standar keselamatan kerja, sebanyak 47 perusahaan di Lamongan bersama Bupati menerima penghargaan dan Kesehatan Kerja (K3), pada kegiatan apel peringatan dimulainya bulan K3 tahun 2024 di Provinsi Jawa Timur, Kamis (11/1/2024) di halaman PT Ajinomoto Mojokerto.

Diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kabupaten Lamongan berhasil raih empat kategori sekaligus. Kategori pertama ialah Pembina K3 terbaik di Jawa Timur yang diterima langsung oleh Bupati Lamongan, lalu ada kategori zero accident award (kecelakaan nihil) yang diterima 29 perusahaan.

Adapun kategori sistem manajemen K3 (SMK3) yang diterima empat perusahaan, dan kategori program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) yang diterima oleh empat belas perusahaan.

Penghargaan K3 yang diterima enam belas tahun berturut-turut ini merupakan wujud komitmen Kabupaten Lamongan dalam membudayakan K3 dalam dunia kerja. Karena salah satu kunci penting dalam pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul ialah membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang baik.

“Penghargaan ini akan terus kita jadikan acuan penerapan budaya K3 dalam dunia kerja, sehingga akan tercipta lingkungan kerja yang memenuhi unsur kesehatan, keamanan, dan keselamatan kerja. Selain itu juga tentu akan menekan angka kecelakaan kerja,” tutur bupati Yuhronur Efendi usai menerima penghargaan.

Menurut orang nomor satu di Kota Soto, maintenance sumber daya manusia harus dilakukan untuk mengimbangi komitmen menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Karena dalam dunia kerja, sumber daya manusia menjadi investasi paling penting.

“Lamongan memiliki komitmen untuk menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing, namun kami juga berkomitmen untuk selalu melakukan maintenance terhadap seluruh SDM. Karena dengan SDM yang unggul pasti akan mendukung sustainable pada lingkup dunia kerja,” tambah Pak Yes.

Saat bertindak memimpin Apel Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa program K3 dipastikan akan menekan kerugian dan meningkatkan kualitas hidup serta indeks pembangunan manusia di wilayah masing-masing.

“K3 ini tentu selalu bertujuan membawa dampak positif selain untuk pekerja juga untuk perusahaan. Tidak hanya itu, program K3 tentu turut menyumbang pembangunan nasional maupun regional,” ungkapnya saat memimpin apel yang mengusung tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha”.

Selanjutnya Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas meningkatnya jumlah penggunaan Jamsostek Kanwil 3 Jatim yang terus meningkat. Pada tahun 2023 Jawa Timur menempati angka 5,07 juta sedangkan pada tahun 2022 menempati angka 4,4 juta.

Diterangkan oleh Pengawas Tenaga Kerja Korwil Lamongan Silvi Indriani bahwa 47 perusahaan yang diajukan Lamongan berhasil mendapatkan penghargaan. Silvi menjelaskan bahwa dari seluruh kategori yang diraih menunjukkan bahwa Kota Soto sudah mampu membina perusahan dengan baik dalam penerapan budaya K3, meliputi nihilnya kecelakaan kerja, penerapan pencegahan HIV AIDS di tempat kerja, dan mampu melaksanakan 166 indikator dalam PP nomor 50 tahun 2012 dan telah diaudit oleh Badan Audit Kemnaker.

“Dari semua yang kami ajukan ada 47 perusahaan dari Lamongan. Seluruhnya sudah berhasil lolos dari penilaian administrasi yang dilakukan selama satu tahun di 2023 lalu. Mereka ialah RSUD Ngimbang, PT Inti Karya Jaya Perkasa, MPS Brondong, KUD Minatan, PT Sekar Golden Harvesta, dan lainnya,” terang Silvi saat melakukan wawancara secara online. jir

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…