Khofifah Siap Kampanye si 'Gemoy', Gus Ipul: Wajib Non Aktif dari NU

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 11 Jan 2024 18:55 WIB

Khofifah Siap Kampanye si 'Gemoy', Gus Ipul: Wajib Non Aktif dari NU

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf, menyambut baik keputusan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa untuk bergabung Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Bahkan, Khofifah mengaku siap menjadi juru kampanye nasional (Jurkamnas) serta membantu kemenangan Paslon nomor urut 2.

Baca Juga: Prabowo Unggul di Perolehan Quick Count, Khofifah: Jawa Timur Lumbung Terbesar Suara Nasional

Saya siap turun ke lapangan. (Saya) akan melakukan kampanye dan menjadi jurkamnas (juru kampanye nasional)," tegas Khofifah, pada Rabu, (10/1/2023).

Dengan demikian, pria yang akrab disapa Gus Ipul ini mengaku sangat mendukung keputusan yang diambil oleh Khofifah tersebut.

"Kita sangat mendukung keputusan Bu Khofifah untuk gabung ke TKN Prabowo. Tapi ada satu catatan, beliau harus non aktif dulu dari posisinya sekarang sebagai Ketua Umum Muslimat serta kepengurusannya di PBNU," ungkap Gus Ipul, Surabaya, Kamis, (11/1/2024).

Gus Ipul juga mengaku, jika Khofifah sudah melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. Oleh karena itu, dipastikan Khofifah akan berstatus nonaktif setelah resmi bergabung dalam TKN Prabowo-Gibran. 

Baca Juga: Mendagri Tito Lantik Adhy Karyono Pj Gubernur Jatim

"Iya sudah, beliau sudah konsultasi," tandas Wali Kota Pasuruan ini.

Sementara itu, secara terpisah, Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan, bahwa Khofifah akan menjadi Dewan Pengarah TKN.

"Setelah melalui proses rapat dan sebagainya, diskusi kanan-kiri, akhirnya TKN memutuskan beliau dimasukan di dalam salah satu dewan pengarah," ujar Nusron saat konferensi pers di Media Center TKN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/12024).

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Telak di TPS Khofifah Nyoblos

Nusron menyebut bahwa dewan pengarah TKN beranggotakan para ketua umum partai politik dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Dan beberapa tokoh sentral yang mengendalikan dan menjadi bahan pertimbangan serta membuat garis-garis program TKN," pungkasnya.Ain

Editor : Mariana Setiawati

Tag :

BERITA TERBARU