SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komandan TKN Fanta, Arief Rosyid, mengungkap potensi performa cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka pada debat cawapres mendatang.
"Kita akan yakin bahwa Mas Gibran penguasaannya ini akan ya mirip-mirip lah 11-12 dengan penguasaan debat kedua. Dikira cupu ternyata suhu," ujarnya.
"Belimbing sayur ternyata beneran let him cook katanya Mas Gibran," ucapnya di media center Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2024).
Gibran akan Lebihi Ekspektasi
Arief yakin tema debat keempat dikuasai Gibran.
"Isu yang ada tadi energi, sumber daya alam, pangan, pajak, karbon, lingkungan hidup, agraria, dan masyarakat adat, ini adalah isu-isu yang dikuasai oleh anak muda, isu-isu yang dibutuhkan oleh anak-anak muda yang jumlahnya mayoritas," jelasnya.
Arief yakin performa Gibran akan serupa dengan debat cawapres pertama. Dia yakin Gibran akan melebihi ekspektasi.
Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md mengatakan bahwa tidak ada strategi menjelang debat cawapres keempat nanti. Dia mengatakan debat keempat Pilpres nanti akan mudah.
"Gampang, ndak usah pakai strategi," kata dia kepada wartawan di Medan, Sumatra Utara (Sumut), Senin (15/1/2024).
Mahfud juga mengatakan tidak pakai persiapan menjelang debat. Persiapannya seperti diskusi biasa, akan menjawab apa saja pertanyaannya.
"Nggak pakai persiapan, ditanya apa saja," ungkapnya.
Capres nomor 3, Ganjar Pranowo, ini berharap masalah Wadas turut dibahas dalam debat keempat Pilpres 2024. Cawapres nomor urut 3 Mahfud Md tak masalah.
Cak Imin Bahas Wadas
Timnas AMIN mengaku setuju jika Wadas hingga proyek strategis nasional (PSN) dibahas dalam debat nanti.
"Setuju, tentunya tak hanya kasus Wadas, asal dalam lingkup tema debat semua masalah dapat diangkat, ditanyakan dan dipersoalkan dalam debat," kata Assistant Coach Timnas AMIN Jazilul Fawaid kepada wartawan, Senin (15/1/2024).
Jubir Timnas AMIN Mardani Ali Sera menilai Wadas dan PSN memang layak untuk dibahas saat debat cawapres. Menurutnya, Cak Imin siap membahas Wadas, selama hal itu sesuai dengan topik yang diangkat. n jk/erc/rmc
Editor : Moch Ilham