PGI: Gereja tak Berkompromi pada Kebobrokan Pilpres

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pengurus PGI termasuk Ketua Umum PGI Indonesia Pdt Gomar Gultom, saat bertemu dengan capres dari paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan politisi Maruarar Sirait.
Para pengurus PGI termasuk Ketua Umum PGI Indonesia Pdt Gomar Gultom, saat bertemu dengan capres dari paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan politisi Maruarar Sirait.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Beberapa jemaah Gereja di kawasan Surabaya Barat, Minggu (21/1/2024) membahas pidato Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom.

Diantaranya menyoroti dugaan perpecahan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati. Selain praktek-praktek Curang dan Kotor serta politik uang.  Jemaat gereja ini bersyukur PGI pusat tak serukan coblos capres tertentu.

"Kita dibebaskan pilih capres yang tak main kotor," jelas seorang jemaah gereja di Darmo Permai, Minggu siang (21/1/2024).

Sebelumnya, Ketua PGI Pusat Pdt Gomar Gultom mengungkapkan bahwa adanya kekhawatiran perbedaan pilihan dalam Pilpres bisa merembet pada konflik antar rakyat.

"Keterbelahan di kalangan elite semakin berkembang, dan dikhwatirkan akan merembet ke akar rumput. Jika situasi ini dibiarkan, kepercayaan publik terhadap hasil Pemilu akan rendah, generasi muda akan menjadi apatis dan enggan berpartisipasi, selain berkembang potensi delegitimasi hasil Pemilu yang bisa menyulut konflik,” ujar Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pdt Gomar Gultom, dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/1/2024).

 

Politik Uang hingga Kecurangan

PGI mengaku bersyukur dalam pemilu kali ini tidak terlihat adanya pembelahan di masyarakat akibat perbedaan pilihan.

"PGI bersyukur bahwa menjelang Pemilu 2024, tak nampak pembelahan tajam dalam masyarakat akibat perbedaan pilihan politik. Namun ia menilai dalam pemilu 2024 masih terlihat adanya politik uang hingga kecurangan yang mencederai etika demokrasi. Menurutnya, jika dibiarkan hal ini dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu.

"Sekalipun demikian, PGI mencermati bahwa Pemilu belum sungguh-sungguh ditempatkan dalam kerangka pembangunan substansi demokrasi. Hal mana terlihat dari masih berkembangnya politik uang, serta praktek-praktek curang dan kotor yang mengabaikan prinsip-prinsip penyelenggaraan Pemilu, serta mencederai tatanan moral dan etika demokrasi. Di lain pihak, netralitas penyelenggara negara terus dipersoalkan," tuturnya.

"Keterbelahan di kalangan elite semakin berkembang, dan dikhwatirkan akan merembes ke akar rumput. Jika situasi ini dibiarkan, kepercayaan publik terhadap hasil Pemilu akan rendah, generasi muda akan menjadi apatis dan enggan berpartisipasi, selain berkembang potensi delegitimasi hasil Pemilu yang bisa menyulut konflik,” sambungnya.

 

Pikiran Dalam Kerangka Pastoral

PGI menyampaikan beberapa pokok pikiran dalam kerangka pastoral.  Dalam pokok pikiran itu mengingatkan bagi warga Gereja untuk lebih dulu mempelajari paslon capres-cawapres sebelum memberikan suara.

Ini beberapa pokok pikiran dalam kerangka pastoral yang disampaikan PGI:

1. Pemilu adalah sarana bagi warga gereja, yang adalah warga negara, bersama pemerintah melaksanakan panggilan kudusnya untuk menjamin kelangsungan hidup bangsa Indonesia. Di dalam Pemilu, warga negara memilih pemimpin dan wakil rakyat, serta berpartisipasi dalam perumusan kebijakan pembangunan nasional. Karena itu, berdoalah untuk keberhasilan penyelenggaraan Pemilu. Mintalah hikmat dan tuntunan Allah untuk menggunakan hak pilih saudara-saudara secara bebas dan bertanggung jawab demi kemajuan demokrasi dan kesejahteraan bangsa kita.

 

Penegakan Moral dan Etika

2. Patut diingat bahwa penegakan moral dan etika selama Pemilu sangat penting untuk menjamin kualitas demokrasi. Pemilu yang bermartabat harus menjauh dari praktik korupsi, politik uang, politisasi identitas pemilih, manipulasi kekuasaan dan hukum, pelintiran kebencian dan penyebaran hoaks. Ketika moral dan etika ditegakkan, warga negara akan meyakini integritas sistem pemilihan dan percaya bahwa suara mereka akan dihitung dengan akurat.

3. Kepada Lembaga Penyelenggara Pemilu, PGI mendorong untuk sungguh-sungguh mengedepankan penegakan aturan dengan berani, murni, konsekuen, dan konsisten. Tugas saudara-saudara memang berat namun sangat mulia. Karena itu, kami harapkan agar bekerjalah secara jujur dan mandiri. Berpihaklah pada rakyat, bukan pada Tim Sukses atau calon tertentu. Peran saudara-saudara akan sangat menentukan apakah pemilu ini jujur dan adil, serta hasilnya bisa dipercaya. Kami mendoakan agar saudara-saudara sehat dan dimampukan menjalankan tugas mulia itu dengan baik dan bertanggungjawab.

4. Bagi warga gereja yang ikut dalam kontestasi politik nasional dan daerah, ingatlah bahwa politik bukan lahan untuk mencari kekuasaan, tetapi sarana mewujudkan keadilan sosial dan kesejahteraan umum (bonum universale). Karena itu, kedepankan kejujuran dan kehormatan saudara-saudara dalam menggalang simpati dan dukungan suara rakyat. Jadilah calon yang berintegritas! Raihlah kemenangan dengan cara-cara yang tidak mempermalukan iman Kristen. Dengan demikianlah saudara-saudara akan menjadi Saksi Kristus yang baik bagi bangsa ini. Kami berdoa agar saudara-saudara berhasil dalam Pemilu ini.

 

Tak Berkompromi pada Kebobrokan

5. Kepada gereja-gereja, kami mengingatkan bahwa gereja ditempatkan Allah di dalam kota/polis, bukan untuk berdiam diri, atau sebaliknya berkompromi pada kebobrokan. Gereja ditempatkan untuk mendoakan dan mengupayakan kesejahteraan bangsa ini (Bnd Yer 29:7), Dalam pelaksanaan Pemilu, kami mengajak gereja-gereja secara institusional untuk tidak memihak kepada calon pemimpin, caleg, atau partai politik tertentu. Ingatlah bahwa pilihan warga gereja sangat majemuk terhadap kandidat pemimpin dan caleg, maupun partai politik. Sekalipun demikian, gereja memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesadaran umat tentang pentingnya karakter, integritas, dan komitmen kandidat terhadap pelayanan kepentingan publik. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

SBMR Desak RUU Perampasan Aset Disahkan, DPRD Kota Madiun Nyatakan Dukungan

SBMR Desak RUU Perampasan Aset Disahkan, DPRD Kota Madiun Nyatakan Dukungan

Kamis, 27 Agu 2026 12:35 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 12:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Puluhan massa yang tergabung dalam Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Madiun.…

Leapmotor Bawa B10 dan C10 ke GIIAS Surabaya, Bidik Pasar SUV Listrik Jawa Timur

Leapmotor Bawa B10 dan C10 ke GIIAS Surabaya, Bidik Pasar SUV Listrik Jawa Timur

Kamis, 27 Agu 2026 12:22 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 12:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Leapmotor memperluas pengenalan produk kendaraan listriknya ke Jawa Timur melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (…

Gunung Semeru 3 Kali Luncurkan Lava Pijar 1,5 Km hingga Menuju Besuk Kobokan

Gunung Semeru 3 Kali Luncurkan Lava Pijar 1,5 Km hingga Menuju Besuk Kobokan

Kamis, 27 Agu 2026 12:17 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Lagi-lagi, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, kembali meluncurkan lava pijar sebanyak tiga kali pada Kamis (27/08/2026) dini hari.…

Faisol Riza Sambangi Booth GAC Indonesia di GIIAS Surabaya 2026,

Faisol Riza Sambangi Booth GAC Indonesia di GIIAS Surabaya 2026,

Kamis, 27 Agu 2026 12:10 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, mengunjungi booth GAC Indonesia dalam ajang GAIKINDO Indonesia International…

Siap Hadapi Musim Baru, JNE kembali mendukung Tim Cosmo JNE FC di Liga Futsal Profesional  2026/2027

Siap Hadapi Musim Baru, JNE kembali mendukung Tim Cosmo JNE FC di Liga Futsal Profesional 2026/2027

Kamis, 27 Agu 2026 11:49 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:49 WIB

  SURABAYAPAGI.COM :Cosmo JNE Futsal Club siap raih prestasi terbaiknya dalam menghadapi Liga Futsal Profesional Indonesia musim 2026-2027. Upaya untuk meraih …

Bupati Sumenep Perhatikan Nasib Petani Tembakau, BPP 2026 Diminta Jadi Acuan Harga

Bupati Sumenep Perhatikan Nasib Petani Tembakau, BPP 2026 Diminta Jadi Acuan Harga

Kamis, 27 Agu 2026 11:35 WIB

Kamis, 27 Agu 2026 11:35 WIB

SUMENEP Surabayapagi.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan perhatian terhadap nasib petani tembakau dengan menetapkan Biaya Pokok Produksi (BPP) t…