RSUD Ki Ageng Brondong Akan Beroperasi, Baru Sediakan 30 Kamar

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 22 Jan 2024 18:19 WIB

RSUD Ki Ageng Brondong Akan Beroperasi, Baru Sediakan 30 Kamar

i

Bupati bersama sekda saat melihat langsung pembangunan RSUD Ki Ageng Brondong. SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Mimpin Pemkab Lamongan untuk mempunyai rumah sakit di wilayah Pantura segera terwujud, menyusul hampir selesainya pembangunan rumah sakit yang mempunyai kapasitas 30 tersebut dalam waktu dekat.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dinamai Ki Ageng Brondong tersebut, nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke Lamongan kota.

Baca Juga: ASN Lamongan Diminta Tingkatkan Pelayanan dan Kolaborasi Semua Pihak

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat meninjau pembangunan RSUD Ki Ageng Brondong, menyebutkan pembangunan fisik RSUD tersebut saat ini telah mencapai 99% di tahap pertama. Nantinya akan dilanjutkan ke tahap kedua (2024) yang difokuskan pada alat kesehatan. 

“Di pembangunan tahun 2023 atau tahap pertama sudah 99% dan akan kita lanjutkan lagi di tahun 2024 dengan anggaran yang kita fokuskan pada peralatan medis, tenaga kesehatan (nakes) dan penambahan sarana prasarana. Di lantai tiga sendiri ini juga belum selesai untuk itu kita siapkan benar-benar, agar di tahun 2024 RS ini bisa beroperasi,” ungkapnya.

Baca Juga: Bupati Yuhronur Efendi Sebut Partisipasi Pemilih di Lamongan Meningkat

RSUD Ki Ageng Brondong ini berada diatas lahan 8.000 m2 akan dilengkapi 50 kamar. Namun Pak Yes menyebut, dalam soft opening mendatang penyediaan kamar dilakukan secara bertahap dimulai dari 30 kamar. 

“Sekarang kita sedang proses membuka beberapa karyawan yang sudah ada, yang berminat pindah ke RSUD Brondong sedang kita inventarisir. Insyallah tahun ini kita soft opening, setelah alkes (alat kesehatan), tempat tidur, listrik semuanya kita siapkan. Kita berdoa insyallah bisa segera terealisasi dan masyarakat bisa memanfaatkan,” katanya.

Ia juga mengatakan, kehadiran RSUD tipe D ini akan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat “Memenuhi permintaanku di pantura, karena biasanya masyarakat disini kalau berobat ke Tuban. Jadi kita buat keseimbangan kalau di selatan kita ada RSUD Ngimbang, Tengah RSUD Soegiri, Barat RSUD Karang Kembang, dan di Utara kita bangun RSUD yang kita namakan RSUD Ki Ageng Brondong,” imbuhnya.

Baca Juga: Rakor Forkopimda dan Forkopimcam se - Kabupaten Lamongan Zero Kampanye

Sementara itu, pemilihan nama Ki Ageng Brondong untuk dijadikan nama RSUD didasarkan pada kesepakatan bersama antara pemerintah dengan masyarakat. Ki Ageng Brondong dinilai memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi dalam penyebaran agama islam. 

Selain itu, usai menilik pembangunan RSUD yang terdiri dari tiga lantai ini. Pak Yes melakukan kunjungan ke SMK Negeri Maritim Jawa Timur, yang berada di Brondong, Lamongan. jir

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU