5 Peziarah Wali Songo asal Pasuruan Tewas saat Naik Bus di Gresik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi bus pariwisata yang mengangkat para peziarah wali songo, yang ringsek usai bertabrakan dengan truk di daerah Jalur Pantura Gresik, Sabtu malam.
Kondisi bus pariwisata yang mengangkat para peziarah wali songo, yang ringsek usai bertabrakan dengan truk di daerah Jalur Pantura Gresik, Sabtu malam.

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Tabrakan maut terjadi pada Sabtu (27/1/2024) malam, antara bus pariwisata bernomor plisi AB 7072 KN yang membawa para peziarah wali songo dengan truk bernomor polisi L 9311 UU di Gresik. Akibatnya, hingga Minggu (28/1/2024) sore, lima orang meninggal dunia dan puluhan orang luka-luka.

Lima orang yang meninggal adalah para penumpang bus yang baru ziarah. Total penumpang bus sendiri berjumlah 62 orang. Sementara, sopir bus Masrukin (55) dan sopir truk, Ali (49) selamat.

Diduga sopir bus mengantuk sehingga keluar jalur dan menabrak truk dari arah berlawanan.

Para penumpang bus merupakan rombongan peziarah asal Pasuruan yang sedang dalam perjalanan pulang dari makam Sunan Bonang, Tuban.

 

Satu Keluarga

Sebanyak empat orang tewas di lokasi dan satu korban dinyatakan meninggal saat dirawat. Dari lima korban tewas, dua di antaranya merupakan ibu dan anak perempuan bernama Anik (51) dan Auliyah Mahfiroh Rahmadani (17) .

Selain itu, ada kakak adik bernama Noman Alif Agustyahya (28) dan Utanta Ihza Mahendra (18) yang tewas dalam tabrakan maut tersebut.

Keduanya merupakan anak dari Kepala Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Satu korban lagi bernama Kasmini (63), warga Desa Wedoro, Kecamatan Pandaan.

Jenazah kelima korban kecelakaan telah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik dan akan dibawa ke rumah masing-masing.

Kasatlantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca, menyatakan jenazah akan dimakamkan di TPU setempat.

"Total korban meninggal dunia ada lima. Rinciannya sebanyak empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang meninggal setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit," kata AKP Derie, Minggu (28/1/2024).

Selain lima korban tewas, tabrakan maut juga mengakibatkan puluhan penumpang luka-luka.

Para korban yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Gresik, yakni RS Mabarrot Bungah, RS Fathma Medika, dan Rumah Sakit Semen Gresik.

 

Diduga Mengantuk

AKP Derie Fradesca mengatakan dugaan sementara, sopir bus mengantuk sehingga menabrak truk bernopol L 9310 UU dari arah berlawanan.

Diketahui, bus berjalan dari arah utara ke selatan, sedangkan truk berada di jalur sebaliknya. "Sopir bus mengantuk, karena kurang konsentrasi mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka," tuturnya.

Kondisi bus rusak parah pascakecelakaan, bahkan kursi penumpang terlempar keluar. Seorang warga, Handi, menyatakan tabrakan antara bus dan truk tak terhindarkan lantaran jaraknya yang sangat dekat.

Bus secara tiba-tiba keluar jalur dan dari arah berlawanan ada sebuah truk yang dikemudikan Ali, warga Bojonegoro. "Bus kemudian oleng menabrak truk. Penumpangnya parah, dibantu evakuasi warga," jelasnya.

 

Penumpang Kursi Depan

Dalam proses evakuasi, warga menemukan jasad korban terpisah. Para korban yang meninggal duduk di kursi depan, sementara penumpang yang berada di kursi belakang selamat.

Menurut salah satu saksi mata, Handi, bus melaju dengan kecepatan tinggi, sedangkan truk berjalan dengan kecepatan sedang.

"Truk terdorong ke belakang sampai nabrak pohon," tandasnya.

Bus pariwisata itu mengangkut para peziarah wali songo berangkat dari makam Sunan Bonang di Tuban dan hendak pulang ke Pasuruan.

Bahkan, sesaat setelah kejadian, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan kurang lebih 2 kilometer karena dilakukan sistem buka tutup lantaran banyak material dari kendaraan kecelakaan yang berserakan di jalan raya. grs/rmc

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…