Berpotensi Kembangkan IKM, Menperin Genjot Industri Modifikasi Otomotif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Adu gaya modifikasi mobil kekinian. SP/ JKT
Ilustrasi. Adu gaya modifikasi mobil kekinian. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI,com, Jakarta - Industri modifikasi otomotif nyatanya turut berkontribusi menyumbang nilai tambah dan efek berganda terhadap berkembangnya industri komponen kendaraan aftermarket di dalam negeri, terutama yang berskala industri kecil dan menengah (IKM).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, dampak tersebut terutama dirasakan industri kecil dan menengah (IKM) sehingga membuka banyak peluang pengembangan termasuk bengkel-bengkel konversi kendaraan listrik. 

"Saya berharap semangat dan mimpi para modifikator di Indonesia turut berperan menjadi motor dalam mewujudkan visi kita dalam mengakselerasi pertumbuhan industri otomotif berbasis modifikasi di tanah air," kata Agus, Senin (29/01/2024).

Tentunya, lanjut dia, upaya ini dengan mengkolaborasikan antara kreativitas dengan inovasi serta keragaman budaya bangsa Indonesia untuk menghasilkan karya-karya modifikasi yang mampu bersaing di ajang internasional.

Kata Agus, industri otomotif berbasis modifikasi ini tumbuh karena bermula dari hobi. Menurutnya, modifikasi merupakan hobi yang keren karena mempunyai potensi ekonomi yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, bisa didorong untuk menjadi sebuah industri tersendiri. 

"Untuk industri ini juga perlu adanya pengembangan ekosistem, khususnya yang berbasis inovasi," ungkapnya.

Pada kesempatan sama, Agus menantang para modifikator untuk mendukung terciptanya kendaraan yang rendah emisi sebagai wujud nyata dalam mengakselerasi penurunan emisi gas rumah kaca. 

"Tunjukkan kemampuan dan kreativitas karya anak bangsa. Tingkatkan rasa bangga kita atas keragaman budaya dan kearifan lokal bangsa Indonesia. Jadikan keragaman yang kita miliki menjadi ide kreatif modifikasi yang tak dimiliki oleh negara lain. Nilai-nilai positif ini lah yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional," tutup Agus. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…