Gondol Uang Infak Masjid Rp 180 Juta, Mantan Takmir Masjid Terancam Dipolisikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Masjid An Nur di Kompleks Perumahan Green Hill, RW 4 Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik. SP/Grs
Masjid An Nur di Kompleks Perumahan Green Hill, RW 4 Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Jemaah Masjid An Nur di Perumahan Green Hill, Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik resah. Pasalnya, dana infaq yang dikumpulkan bertahun-tahun ternyata raib digondol oknum pengurus takmir masjid. 

Seorang tokoh masyarakat yang tinggal di RW 4 Perum Green Hill membenarkan kondisi keuangan masjid di wilayahnya. 

Awalnya kondisi keuangan itu diketahui saat ada pergantian kepengurusan takmir.

"Saat sertijab pengurus takmir masjid lama ke yang baru diketahui kalau uang infak di rekening bank masjid hanya tersisa Rp182 ribu, padahal jamaah mengetahui kalau ada dana infak sebesar Rp 180-an juta," ungkap tokoh masyarakat yang mewanti-wanti namanya dirahasiakan, Jumat (2/2/2024).

Akibat pengurus takmir lama tidak bisa mempertanggungjawabkan keuangan masjid membuat pengurus baru menolak penyerahan laporan keuangan takmir. Mereka lalu diberi waktu tiga hari untuk membuat laporan keuangan secara lengkap. 

Maka sesuai janji yang sudah disepakati, pada 31 Januari lalu direncanakanlah rapat takmir untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban keuangan takmir lama. Namun anehnya, dalam rapat yang digelar di masjid tersebut para pengurus inti takmir lama justru tidak menunjukkan batang hidungnya alias tidak ada satupun yang hadir. Terutama ketua dan bendahara takmir.

Karena gagal mendengarkan laporan keuangan takmir lama, maka peserta rapat yang dipimpin Ketua RW setempat kemudian bersepakat memutuskan pembentukan tim pencari fakta untuk menelusuri dugaan penyimpangan penggunaan keuangan masjid oleh takmir lama. Tim pencari fakta beranggotakan enam orang jamaah, yakni Anam, Malik, Wahyudi, Mukhidin, Imam dan Pundra. 

Tim pencari fakta diberi tugas sampai 10 Maret 2024 atau sebelum Puasa Ramadan 1445 H. Pada batas waktu ini diharapkan uang masjid sebesar Rp180 jutaan bisa dikembalikan ke rekening takmir Masjid An Nur tanpa kurang sedikitpun. 

Menurut tokoh masyarakat yang mengikuti rapat di masjid pada 31 Januari lalu, bila tim pencari fakta tak mampu lagi mengembalikan uang masjid yang hilang maka peserta rapat sepakat untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. Karena kasus ini dianggap sudah masuk kategori penggelapan murni. grs

Berita Terbaru

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Kemarau Panjang, Ribuan Warga di di 7 Kecamatan Ngawi Terdampak Kekeringan

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat sebanyak 4.403 jiwa di 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan mengalami…

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Dampak Musim Kemarau Panjang, Kasus ISPA di Ngawi Naik hingga 30 Persen

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim kemarau panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah…

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Dinkes Ponorogo Terapkan SKDR, Cegah Penularan Penyakit Influenza

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti kasus penularan influenza sebagai penyakit infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang hidung, tenggorokan, dan…

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Gegara Bakar Sembarangan, Lahan Tebu Seluas Satu Hektare di Jombang Hangus

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

Senin, 12 Okt 2026 14:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Diduga bermula dari pembakaran daun tebu kering kemudian menjalar dengan cepat akibat tiupan angin kencang, lahan tebus seluas…

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Harga Komoditas Beras Medium di Jombang Naik Tembus Rp14 Ribu Per Kilogram

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Berdasarkan pemantauan pasar yang dilakukan secara berkala melalui Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok…

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Rehabilitasi Sekolah Khususnya Toilet, Pemkot Surabaya Optimalkan Dana BOPDA dan BOPNAS

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

Senin, 12 Okt 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian penting dalam pengelolaan pendidikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menargetkan rehabilitasi sekolah…