Catat 1.302 Karya dalam Festival MBKM, UNESA Pecahkan Rekor MURI

author surabayapagi.com

- Pewarta

Minggu, 04 Feb 2024 09:37 WIB

Catat 1.302 Karya dalam Festival MBKM, UNESA Pecahkan Rekor MURI

i

Festival Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Laboratorium Merdeka Belajar, Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, pada Sabtu (03/02/2024). SP/ AINI

SURABAYAPAGI.com Surabaya - Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mencatat sejarah dengan memproduksi 1.302 karya dalam Festival Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Laboratorium Merdeka Belajar, Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, pada Sabtu (03/02/2024).

Atas prestasi ini membuat UNESA berhasil meraih Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) untuk jumlah produk MBKM terbanyak di Indonesia. Ditemui usai acara, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbudristek, Sri Suning Kusumawardani memberikan apresiasi terhadap capaian UNESA itu.

Baca Juga: Demokrat Surabaya: Tidak Ada Kecelakaan Lalu Lintas

"Capaian ini dapat menjadi motivasi bagi dosen, mahasiswa, dan perguruan tinggi lain untuk terus menguatkan implementasi MBKM," ujar Sri Suning, Surabaya, Sabtu (03/02/2024).

Ia juga menjelaskan, UNESA mendapat dukungan untuk mengembangkan MBKM Mandiri, dengan rencana pilot project program magang di Singapura dan desain program magang internasional di lembaga internasional seperti UNESCO dan PBB.

"UNESA juga telah mengembangkan Laboratorium Merdeka Belajar, tentu harapan kedepannya ini dapat menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mengembangkan MBKM Mandiri yang berkualitas dan berdampak," paparnya.

Prof. Dr. Madlazim, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, menegaskan komitmen UNESA untuk memaksimalkan MBKM pusat dan terus berinovasi lewat MBKM mandiri.

"Dalam program MBKM mandiri, mahasiswa tidak hanya belajar di luar kampus tetapi juga diberdayakan untuk mandiri, memberikan kontribusi, dan menghasilkan karya," tambah Prof. Madlazim.

Melalui program wirausaha merdeka, UNESA juga mendorong pengembangan wirausahawan muda lewat berbagai program pelatihan dan pendampingan. "Kami siapkan permodalan. Ke depan kami bekerja sama dengan BTN dan Bank Jatim untuk menyiapkan skema permodalan usaha untuk mahasiswa," ucapnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Terus Dongkrak Produktivitas Pertanian di Dalam Kota

Perlu diketahui, Wirausaha Merdeka ini merupakan bagian penting dari inisiatif UNESA, dengan program pelatihan dan pendampingan yang bertujuan mengembangkan wirausahawan muda.

Selain itu, Direktur Akademik UNESA, Prof. Dr. Fida Rachmadiarti, M.Kes., menyampaikan bahwa selain Rekor MURI, program MBKM UNESA juga meraih penghargaan untuk MBKM Mandiri dan Indikator Kinerja Utama MBKM dari Kemendikbudristek pada 2023.

Pada program MBKM UNESA periode ini diikuti ribuan mahasiswa. Program asistensi mengajar diikuti 1.500 mahasiswa, pertukaran mahasiswa merdeka outbond diikuti 400 mahasiswa, proyek di desa sebanyak 150 mahasiswa.

Baca Juga: Sub PIN Polio Kedua di Surabaya Melebihi Target

Selanjutnya, program magang diikuti 1.200 mahasiswa, riset 100 mahasiswa, studi independen sebanyak 550 mahasiswa, wirausaha merdeka 50 mahasiswa, dan pertukaran mahasiswa merdeka Inbound sebanyak 61 mahasiswa.

Hadir dalam acara itu, Andre Purwandono, perwakilan MURI, mengungkapkan bahwa UNESA layak mendapatkan penghargaan ini setelah melewati tahap penilaian dan verifikasi.

"MURI memberikan penghargaan untuk mendukung perkembangan pendidikan tinggi yang lebih inovatif. Penghargaan MURI ini merupakan yang kesekian kalinya diraih UNESA," terang Andre.

"Semoga ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua dalam membangun SDM Indonesia lebih unggul dan inovatif," pungkasnya. Ain

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU