Kasih Karunia

Iblis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pencoblossan pilpres 2024 tak lama lagi berlangsung. Dari medsos, saya menyerap ada panggung permainan politik. Narasi yang saya baca diantara paslon ada intrik dan tipu muslihat. Saya membaca intrik kekuasaan ada bau dosa. Terutama dosa politik oleh manusia sebagai pelakunya.

Intrik ada yang bernuansa keserakahan. Narasinya ada kesan dibayang bayangi iblis. Mereka bersuka cita. Saya tak bisa membayangkan, itukah tontonan politisi di depan publik  merayakan dosa-dosa mereka sendiri.?

Saya bertanya, dimanakah dosa dimulai? Dari iblis!. Ini ada dalam Alkitab,“ barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.” (1 Yohanes 3:8)

Lalu telah berapa lamakah iblis menjadi pembunuh dan pendusta?

Menurut Alkitab, “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri.

Dalam Perjanjian Lama, Iblis (“penuduh”) digambarkan sebagai: (1) pembuat onar yang menyebabkan Raja Daud menghitung jumlah orang Israel, suatu rahasia yang hanya boleh diketahui oleh TUHAN (1 Taw. 21:1-2, 16-17); (2) yang diizinkan untuk menimbulkan penderitaan pada Ayub (Ayb. 1:6-2:7); dan (3) yang menuduh Imam Besar Yosua, hamba pilihan TUHAN (Za. 3:1-2). Ular yang meyakinkan Adam dan Hawa untuk memakan buah yang dilarang Allah untuk dimakan (Kej. 3) kadang-kadang disebut Iblis, tetapi nama ini tidak dipakai dalam cerita tersebut.

Pada tahun 538 SM, bangsa Persia mengalahkan Babel dan mengizinkan orang Yahudi yang sudah hidup di pembuangan di Babel untuk kembali ke negeri mereka. Selama masa ini dan sekitar dua ratus tahun kemudian, orang Israel sangat dipengaruhi oleh kebudayaan, pemerintah, dan agama Persia.

Menurut agama Persia, ada suatu makhluk yang menjadi lawan utama Tuhan yaitu iblis. (Maria Sari)

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…