Dugaan Penyalahgunaan Anggaran KSH Rp 13,4 milyar

Geruduk Demo Polrestabes, Kejari dan Pemkot Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan (GERUDUK) menggelar aksi damai di depan Mapolrestabes Surabaya, Senin (5/2).

Selain di Mapolrestabes Surabaya, masa juga menggelar aksi serupa di depan Balai Kota Surabaya dan Kejaksaan Negeri Surabaya. Aksi tersebut digelar terkait dengan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran Program "Kader Surabaya Hebat (KSH)” sebesar Rp. 13,4 milyar. 

"Masa Geruduk saat melakukan orasinya di depan kantor Balai Kota Surabaya mereka mendesak Pemerintah Kota Surabaya, untuk transparansi serta mempertanggung jawabkan realisasi penyerapan anggaran KSH," ungkap Budiman Suryono selaku ketua Geruduk.

Pria yang akrab disapa Suryono tersebut mengatakan, selain itu dalam tuntutan di Mapolrestabes Surabaya para aksi demo Geruduk, meminta kepada aparat penegak hukum Kepolisian Polrestabes Surabaya, untuk mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran KSH dari sumber APBD tersebut.

Saat orasi di depan Balai Kota Surabaya Suryono menyuarakan, Pemerintah Kota Surabaya diduga telah menelantarkan anak dan lansia sehingga Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan berjuang agar mereka semua mendapatkan perlindungan dari Pemerintah Kota Surabaya

"APBD Kota Surabaya yang didapatkan pada tahun 2023, menyentuh angka 11 Triliun Rupiah namun masih banyak Warga Kota Surabaya, yang berada di garis kemiskinan sehingga itu sangat tidak masuk akal," tutur Suryono. 

Suryono menyebutkan, saat musim hujan saat ini, seharusnya Pemerintah Kota Surabaya, seharusnya mengolah seluruh sampah yang menumpuk di TPS se Kota Surabaya agar tidak meluber ke area sungai yang dapat menyebabkan banjir. 

 

"Kami dari Gerakan Rakyat Surabaya Dukung Keadilan, menuntut agar Pemerintah Kota Surabaya dapat memberikan kesejahteraan bagi warganya yang masih tergolong miskin terutama yang berada di bantaran sungai agar tidak ada angka kemiskinan di Kota Surabaya," tandasnya. 

Suryono mengungkapkan lagi, banyak persoalan-persoalan di Kota Surabaya masih belum terselesaikan dalam hal anak-anak terlantar, Lansia masih banyak jadi gelandangan. 

"Bahwa Anggaran pendapatan Kota Surabaya tahun 2023 mencapai 11 M lebih dan Anggaran sosial yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya tidak tepat sasaran," katanya. 

Suryono menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Surabaya melakukan pembiaran terhadap warga Kota Surabaya yang masih belum mendapat hidup layak dan Pemerintah Surabaya gagal dalam penyaluran anggaran Sosial. 

"Seperti anggaran PKH yang di keluarkan oleh Pemkot Surabaya sebesar 13,4M, namun anggaran tersebut tidak tepat sasaran dan hanya digunakan untuk kepentingan segelintir orang untuk melanggengkan kekuasaan," paparnya. 

Terakhir Suryono menegaskan, kami meminta pada kejaksaan Negeri Surabaya, untuk segera melakukan Audit, Penyelidikan, pemeriksaan terhadap Pemkot Surabaya, dimana anggaran KSH banyak kejanggalan dan penyelewengan dalam penggunaannya. Alq

Berita Terbaru

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

261 Siswa Dilibatkan, School Lab Farming Petrokimia Gresik Dongkrak Hasil Panen hingga Lima Kali Lipat

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Anggapan bahwa sektor pertanian kurang menarik bagi generasi muda perlahan mulai terbantahkan. PT Petrokimia Gresik (Persero) justru …

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…