Edarkan Pil Koplo, Arek Simo Gunung Dibui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mahfud warga Simo Gunung Kramat Surabaya harus merasakan dinginnya jeruji besi setealh diamankan polisi karena menjual pil dobel L alias pil koplo. Ia diamankan Satreskoba Polrestabes Surabaya di rumahnya.

Sebelumnya polisi mendapatkan informasi terkait aktivitas peredaran pil koplo di wilayah Simo.

Saat tempat tinggalnya digeledah polisi menemukan ratusan ribu pil koplo dirumahnya. Jumlahnya 153.000 ribu.

Semua butir pil koplo disimpan di dalam botol plastik warna putih.

Laki-laki usia 24 tahun itu tak menyangkal pil koplo tersebut barang dagangannya.

Pengakuannya menjadi pengedar karena terpaksa. Dia perlu biaya untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari.

“Sudah satu tahun saya nganggur. Sudah coba melamar kerja, tapi tidak ada yang terima. Padahal saya butuh sekali uang," ucapnya.

Pil koplo itu dijual ke para pemuda. Pelanggannya dari kalangan macam-macam. Sudah ada yang kerja, tapi ada juga yang masih pelajar.

Setiap 1.000 butir dia bisa mendapat untung sekitar Rp500 ribu.

Keuntungan itu kemudian dibagi untuk diberikan kepada keluarganyanya dan sisanya untuk kebutuhannya sehari-hari.

"Saya dapat dari teman inisial A. Kalau ambil ke dia saya bisa bayar separoh dari barang yang dikirim, sisanya dilunasi setelah laku," katanya.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya,  Kompol Suria Miftah Irawan mengatakan, sekarang sedang melakukan pengembangan.

Identitas pemasok pil koplo untuk Mahfud sudah diketahui. Orang tersebut kini dalam pengejaran.

"Pemasoknya ini pemain lama. Kami sudah mengantongi identitasnya dan saat ini dalam pengejaran,” ujarnya. 

Berita Terbaru

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Pemkab Gresik Perkuat Perlindungan Anak PMI Lewat Penyerahan Dokumen Asal Usul dan Adminduk

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak anak Pekerja Migran Indonesia (PMI). Bupati G…

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Wanita Diduga ODGJ Ceburkan Diri ke Sungai Brantas Ditemukan Tewas

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Jasad janda beranak dua yang bunuh diri dengan cara ceburkan diri di Sungai Brantas pada Senin (12/1) kemarin berhasil ditemukan…

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Setelah Diancam Digugat, Satpol PP Lamongan Segera Tertibkan Toko Kelontong 24 Jam

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan akhirnya angkat bicara, terkait maraknya toko kelontong yang beroperasi s…

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Diduga Gelapkan Dana Desa Rp370 Juta, Pemuda Lira Laporkan Kades Mliriprowo ke Kejaksaan

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Organisasi kepemudaan, Pemuda  Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda - Lira) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, …

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Tongkat Komando Kapolres Blitar Kota Resmi Diserahkan ke Kapolres Blitar Kota yang Baru

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tongkat komando Polres Blitar Kota resmi beralih, dan kursi kedudukan Kapolres Blitar Kota resmi  diduduki oleh AKBP Kalfaris …

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Pesona Alami Kedung Cinet, di Gandrung-gandrung Grand Canyon Mini Jombang

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

Selasa, 13 Jan 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Keajaiban alam berupa ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang dikenal dengan nama Kedung Cinet kerap dijuluki sebagai Grand…