Grebeg Sudiro, Tradisi Kelurahan Naik Kelas Jadi Event Nasional KEN 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan festival Grebeg Sudiro yang diwarnai berbarengan dengan perayaan Imlek 2024. SP/ SLO
Kegiatan festival Grebeg Sudiro yang diwarnai berbarengan dengan perayaan Imlek 2024. SP/ SLO

i

SURABAYAPAGI.com, Solo - Perhelatan Karisma Event Nusantara (KEN) diharapkan dapat mendorong dan membangkitkan ekonomi kreatif nasional. Salah satunya, kegiatan Grebeg Sudiro 2024 yang menjadi pertama digelar pada KEN 2024.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, awalnya Grebeg Sudiro tersebut merupakan acara event kelurahan. Namun, Sandiaga pun menjadikannya event nasional dalam ajang KEN 2024,  yang digelar mulai 27 Januari sampai 24 Februari 2024.

"Grebeg Sudiro menjadi event KEN pertama 2024 yang digelar. Saya mencari acara-acara seperti ini, yang bisa naik kelas dari acara kelurahan naik menjadi kegiatan  provinsi. Saya berharap ini bisa menjadi kegiatan internasional yang menginspirasi kita untuk bangkit, ekonomi kita digerakkan dari sektor konsumsi dan di kegiatan ini kita melakukannya," ujarnya, Minggu (11/02/2024).

Grebeg Sudiro yang memasuki tahun ke-15 penyelenggaraannya ini menjadi salah satu bagian 100 KEN 2024. Selain berbarengan dengan perayaan Imlek, Grebeg Sudiro berbarengan dengan kampanye salah satu paslon capres/cawapres di Solo dan ternyata masyarakat yang datang ke kampanye itu berbelanja dan berburu wisata kuliner.

Tradisi Grebeg Sudiro yang berada di Solo, Jawa Tengah tersebut, menggambarkan semangat kebersamaan antara dua budaya, Tionghoa dan Jawa, melalui kegiatan seperti sedekah bumi dan kirab budaya. 

Selain itu, juga mengandung sedekah bumi yang menjadi ungkapan rasa syukur pedagang Pasar Gede dan masyarakat sekitar, sementara kirab budaya memperlihatkan kebersamaan melalui tarian dan pertunjukan tradisional.

Kelurahan Sudiroprajan, yang merupakan tempat di mana Grebeg Sudiro diadakan, terkenal dengan sebutan Kampung Pecinan karena banyak dihuni oleh etnis Tionghoa. 

Keberadaan Grebeg Sudiro sebagai event tahunan didukung oleh Pemerintah Kota Solo sebagai upaya mempromosikan keberagaman budaya dan memperkuat hubungan antar-etnis. slo-01/dsy

Berita Terbaru

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Destinasi Ranu Regulo Jadi Spot Favorit Berkemah di TNBTS dengan View Danau

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 13:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Bagi para pecinta aktivitas berkemah saat berlibur atau berakhir pekan, wajib mengunjungi Ranu Regulo yang saat ini menjadi…

Terkendala Penundaan Anggaran, TPS di Pasar Pojok Alami Keterlambatan Pembangunan

Terkendala Penundaan Anggaran, TPS di Pasar Pojok Alami Keterlambatan Pembangunan

Minggu, 07 Jun 2026 12:57 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Akibat kebijakan penundaan penyerapan anggaran pascaoperasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Tulungagung pada April…

Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penguat Sektor Ekonomi Berbasis Wisata

Segoro Topeng Kaliwungu Jadi Penguat Sektor Ekonomi Berbasis Wisata

Minggu, 07 Jun 2026 12:39 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kegiatan tari kolosal Segoro Topeng Kaliwungu 2026 tidak hanya sebagai agenda seni budaya, namun juga menjadi penggerak…

Masuki Masa Tua, Pemkab Madiun Ajak Lansia Terapkan Pola Hidup Sehat dan Mandiri

Masuki Masa Tua, Pemkab Madiun Ajak Lansia Terapkan Pola Hidup Sehat dan Mandiri

Minggu, 07 Jun 2026 12:28 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Memasuki masa tua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur mengajak masyarakat lanjut usia setempat selalu menerapkan pola…

Disdukcapil Catat Perekaman KTP Elektronik Surabaya Capai 99,68 Persen

Disdukcapil Catat Perekaman KTP Elektronik Surabaya Capai 99,68 Persen

Minggu, 07 Jun 2026 12:22 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sempat mencatat pencapaian…

Bangunan Roboh, Disdik Tulungagung Anggarkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan 25 SD

Bangunan Roboh, Disdik Tulungagung Anggarkan Rp3 Miliar untuk Perbaikan 25 SD

Minggu, 07 Jun 2026 12:12 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dalam rangka memperbaiki 25 sekolah dasar (SD) yang mengalami kerusakan pada 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas…