Wali Kota Maidi Ajak Warga Hargai Perbedaan dalam Pemilu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Wali Kota Madiun Maidi mengajak warga Kota Madiun, Jawa Timur, untuk saling menghargai perbedaan dalam pilihan saat menggunakan hak pilih Pemilu Serentak 2024.

"Selama matahari terbit dari timur, ada dua hal yang saling bertentangan. Ada siang ada malam, dan ada menang ada kalah. Harus siap bagaimanapun hasilnya nanti, apa pun pilihannya," ujar Wali Kota Maidi seusai memberikan hak suaranya di TPS 22 Gang Cucakrowo Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun, Rabu (14/2).

Menurut dia, setiap kompetisi pasti ada yang menang dan kalah. Itu merupakan hal biasa. Karenanya, Ia meminta masyarakat untuk tetap berkepala dingin apapun hasilnya nanti.

Wali kota juga berpesan agar warga Kota Madiun tetap menjaga kondusivitas, salah satunya dengan saling menghargai perbedaan pilihan. Apalagi setelah hasil penghitungan suara selesai.

Wali Kota Maidi datang ke TPS 22 sekitar pukul 10.30 WIB bersama keluarga. Mantan Sekda Kota Madiun itu juga menyapa warga sekitar usai memberikan hak suaranya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak 'golput'. Pemerintah sudah memberikan fasilitas untuk bersuara. Harus dimanfaatkan. Petugas TPS pun juga telah memberikan pelayanan yang terbaik untuk menarik pemilih.

Seperti di TPS 22 tempat Wali Kota mencoblos tersebut. Wali kota sengaja mendatangkan sayuran gratis. Pemilih bisa mengambil sayur usai memberikan hak suaranya. Selain itu, Wali Kota Maidi juga menghadirkan tukang bakso untuk menarik warga datang ke TPS.

"Hari ini pesta. Namanya pesta harus bahagia. Karenanya, kita beri sayur, kita kasih makan. Jadi pulang ke rumah bahagia. Masyarakat harus ikut pesta ini, jangan sampai 'golput'," katanya. Md-01/ham

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…