Muncul Bocoran Daftar Jajaran Kabinet Capres Prabowo, dr. Terawan Menkes Lagi, Sri Mulyani Terdepak?

author Jaka Sutrisna

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr Terawan Agus Putranto dan Sri Mulyani.
dr Terawan Agus Putranto dan Sri Mulyani.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kini muncul kabar bocoran daftar jajaran kabinet calon presiden no urut 2, Prabowo Subianto. Bocoran ini sudah ramai beredar di media sosial sejak Senin (19/2/2024).

Seperti berita yang beredar belakangan, nama Sri Mulyani Indrawati tak ada dalam daftar kabinet yang beredar ini. Jabatan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan pun konon bakal digantikan Wishnu Wardhana yang merupakan CEO perusahaan energi Indika Energy.

Wishnu Wardhana selama ini menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Selama ini beredar kabar, Menteri Keuangan Sri Mulyani pernah tak merestui permintaan anggaran yang diajukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi mencari sosok pengganti Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan adalah pekerjaan terberat Prabowo-Gibran ke depannya.

Menurutnya, hubungan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Prabowo yang sebelumnya tidak terlalu bagus. Kondisi tersebut akan menyebabkan Sri Mulyani sulit untuk bersedia bergabung di Kabinet Prabowo yang baru.

"Nah hubungan Sri Mulyani dengan prabowo juga kurang bagus ya sehingga sepertinya akan sulit bagi srimul untuk mau bergabung dengan kabinet prabowo yang baru," kata Bhima seperti dikutip SurabayaPagi.com dari laman Kontan.co.id, Selasa (20/2/2024).

Harus Miliki Moral Sri Mulyani
Sejumlah ekonom menitipkan pesan kepada calon presiden baru Indonesia terkait penetapan posisi menteri keuangan pengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati menilai posisi menteri keuangan ke depan haruslah orang yang memiliki moral seperti Sri Mulyani, yakni berani mengatakan uang APBN harus diperuntukkan bagi kepentingan rakyat semata.

Nina menyebutkan, nama-nama pengganti yang cocok seperti Sri Mulyani banyak, seperti Wakil menteri keuangan Suahasil Nazara, Mantan menteri keuangan Chatib Basri dan Bambang Brodjonegoro, Namun, menurutnya yang terpenting saat ini ialah sosok menteri keuangan yang memiliki keberanian menjaga fiskal yang kuat seperti Sri Mulyani.

Senada dengan Nina, Ekonom yang merupakan Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti juga menekankan, menteri keuangan pengganti Sri Mulyani juga harus memiliki sikap yang mampu mengerem kebijakan presiden baru. Apalagi kebijakannya banyak bergantung pada APBN.

"Jadi harus bisa ngerem, misalnya bansos kan kemarin jor-joran, itu dia harus punya kapasitas untuk ngerem, tidak yes man, yes man," tutur Esther yang dikutip dari program Squawk Box, CNBC Indonesia, Senin (19/2/2024).

Tanggapan Waketum Partai Gerindra
Tapi Waketum Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyebut daftar anggota kabinet calon presiden Prabowo Subianto yang beredar viral itu dipastikan hoaks alias berita bohong.

"Semua bocoran kabinet dari pengalaman kita semua itu biasanya hoax. Kenapa? Karena ini biasanya asumsi dan prediksi orang. Prediksi tentunya bisa salah bisa benar tapi dari pengalaman kita kan seringkali salah," kata Sara, Selasa (20/2/2024).

Sara menambahkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran masih menunggu hasil resmi dari KPU untuk hitungan Pilpres maupun Pileg.

Informasi yang beredar di X itu memaparkan kabinet Prabowo bernama Kabinet Indonesia Emas dan menganut struktur kabinet Presiden Soekarno yang menyertakan jabatan Menteri Muda.

Presiden Joko Widodo dan Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk dalam bocoran daftar menteri itu. Jokowi menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, sementara SBY menjadi wakilnya.

Dua keponakan Prabowo Masuk
Sementara itu, Airlangga Hartarto, Erick Thohir, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Bahlil Lahadalia, hingga Tito Karnavian juga ikut masuk dalam daftar kabinet ini.

Masing-masing menduduki jabatan Menko Bidang Perekonomian; Menko Bidang Energi, Investasi, dan Lingkungan Hidup; Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Menteri Investasi; dan Menteri Dalam Negeri.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga Anggota Dewan Pembina PSI Grace Natalie juga menduduki jabatan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak dalam daftar kabinet tersebut.

Dua keponakan Prabowo yakni Rahayu Saraswati dan Budisatrio Djiwandono turut mendapat jabatan sebagai Menteri Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak, serta Menteri Lingkungan Hidup.

Sementara itu, Menteri Pertahanan ialah Letjen TNI Purnawirawan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri diisi oleh Roeslan Roeslani, dan Menteri Kesehatan diisi oleh Dokter Terawan lagi.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dijabat oleh Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, dan Menteri Agama tetap dipegang oleh Yaqut Cholil Qoumas. erk/jk/rmc

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni dan Anggota Dewan Bojonegoro Digugat

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh Indah Kuntarti ke Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sri, Sukur Priyanto,…

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Kejagung Ajak PPATK Telusuri Aliran Dana Febrie Adriansyah

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kapuspenkum Kejagung RI Anang Supriatna menegaskan Kasus korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus…

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Yaqut Tuding Jaksa Dakwa Terima Rp 4,8 M, hanya Asumsi

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah menerima uang satu rupiah pun terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan…

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Pengacara Yaqut Heran Pemilik Maktour tak Ditersangkakan

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap peran bos PT Makassar Toraja (Maktour), Fuad Hasan Masyhur, dalam…

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

YAQUT TERIMA RP 4,8 M BISA ATUR PANSUS RP 17,8 M

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ada peristiwa menarik dalam sidang pembacaan surat dakwaan mantan Menag Yaqut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan…

Komisi XI akan “Fit and Proper Test” Destry Damayanti Usai Reses

Komisi XI akan “Fit and Proper Test” Destry Damayanti Usai Reses

Rabu, 12 Agu 2026 07:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 07:33 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri menyatakan pihaknya siap mengatur jadwal uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper t…