Tidak ada Alasan Lagi Menunda Pembayaran Proyek

Let's Management Ingatkan Menunda Pembayaran Proyek, Menghambat Keberlangsungan Pembangunan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Daftar ruas jalan yang diperbaiki pada tahun 2023.  FOTO:SP/MUHAJIRIN
Daftar ruas jalan yang diperbaiki pada tahun 2023. FOTO:SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Desakan agar Pemkab Lamongan segera mencairkan puluhan miliar tunggakan sejumlah proyek tahun 2023 terus berdatangan. Bila sebelumnya disuarakan oleh rekanan, kali ini desakan disampaikan oleh Lembaga Tata Sosial (Let's) Management.

"Saya mendesak agar proyek tunda bayar yang pelaksanaan nya sudah selesai itu untuk segera dicairkan, karena komitmen dan tanggung jawab rekanan sudah dilakukan, sekarang ini adalah kewajiban Pemkab Lamongan untuk segera membayarnya," desak Afandi ketua Let's Management, Selasa (20/2/2024).

Desakan pencairan itu lanjutnya, sudah sewajarnya disuarakan, apalagi proyek juga sudah selesai dikerjakan, dan sudah menjadi kewajiban Pemkab Lamongan untuk memenuhi pembayaran itu. "Saya kira memang Pemkab Lamongan segera mencairkan tunggakan bayar tunda itu sebelum muncul polemik baru," pintanya.

Apalagi tambah Cak Pandi panggilan akrab tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Lamongan itu, sebentar lagi akan dilakukan pelelangan sejumlah proyek strategis, yang tentunya para rekanan harus mempersiapkan secara dini bagaimana mereka bisa mendapatkan nya untuk menjaga eksistensinya.

Ia khawatir dengan belum dibayarkannya sejumlah pengerjaan ini berdampak buruk kedepannya. Para rekanan bisa mengendorkan komitmenya, dan yang lebih bahaya lagi rekanan mengerjakan kue pembangunan itu main asal dengan mengurangi kualitas. "Kalau sudah begini masyarakat yang dirugikan," bebernya.

Disebutkannya, pencairan sejumlah proyek tunda bayar ini tambah dia, juga untuk menjaga  keberlangsungan pembangunan di Lamongan agar tidak sampai terhenti dan terganggu. "Pemkab semestinya  berterima kasih kepada para rekanan program pembangunan sudah terealisasi yang dibiayai oleh rekanan terlebih dahulu, sekarang ini rekanan menagih janji untuk minta dibayar," terangnya.

Meski demikian ia juga me - warning Pemkab agar bersikap adil dalam pencairan, tidak menomorsatukan keluarga orang yang dekat dengan pusaran kekuasaan, tapi berbasis urutan sesuai dengan kelengkapan administrasi yang sudah ditunjukan. "Saya peringatkan ini penting, karena hari ini semua rekanan butuh pencairan itu, jangan karena keluarga yang dekat dengan pusaran kekuasaan, mereka yang dicairkan dulu, ini jangan sampai terjadi,"warningnya.

Disebutkannya, sudah tidak ada lagi ada alasan Pemkab Lamongan menunda pembayaran pekerjaan, apalagi sekarang ini sudah tahun 2024.

"Para rekanan jangan hanya disuruh menunggu tapi tidak ada kejelasan, beredar informasi kalau Pemkab Lamongan tidak ada uang, kalau tidak punya uang kenapa membangun," kata pria berambut gondrong ini menegaskan.

Sebelumnya dari proyek pembangunan dan peningkatan jalan tahun 2023 ada 22 ruas jalan yang diperbaiki. yang dibangun dengan nilai Rp 40,3 miliar.

Diantaranya, peningkatan jalan Kiringan-Dibee, Jalan Nguwok-Tlakan, Sarirejo -Jatirembe, Guci-Tracal, Sidokumpul-Tunjungmekar, Tunjungmekar-Sambopinggir, Deket-Suko, Sukodadi-Sumberwudi.

Selanjutnya peningkatan jalan Turi-Pucangkro, Warukulon-Lebakadi, Beru-Tambakboyo, Plembon-Sugio, dan peningkatan Jalan  Sunan Giri Lamongan Kota, Kranji -Payaman, serta peningkatan jalan Mojorejo-Medalem.

Pemeliharaan berkala di jalan Bandungsari-Sugihrejo, Baturono-Karanglangit, Baturono-Kembangbahu, Kawistolegi-Tracal, Keber-Mangkujajar, Pamotan-Sumberdadi, dan pemeliharaan berkala jalan Sukodadi-Plembon.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga Sujarwo, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengenai pencairan atas 22 ruas jalan yang sempat tertunda belum dijawab.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Khusnul Yaqin, saat dihubungi terpisah mengaku kalau proses pencairan terus dilakukan, dengan tetap mempertimbangkan keuangan daerah.

"Proses pencarian tetap kami lakukan, dan pada akhir Februari ini ada lagi pencairan untuk sejumlah proyek yang tunda bayar," jelasnya. jir

Berita Terbaru

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

MGN Law Firm Pesimis, Tanpa Pengawasan Ketat Target PAD 1 Triliun Sulit Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan -  Upaya Pemkab Lamongan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditarget mencapai Rp 1 Triliun, mendapat tanggapan …

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Fraksi Golkar Kawal Program Prokesra Bank UMKM Berikan Subsidi Bunga Rp 19 Miliar

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur menginisiasi agar Program Kredit Sejahtera (Prokesra) mendapat dukungan dalam Perubahan APBD (…

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Manfaatkan Digitalisasi, Lamongan Optimis Target PAD Rp 1 Triliun Tercapai

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Inovasi kembali ditorehkan oleh Kabupaten Lamongan, salah satunya bagaimana meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang…

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Perubahan APBD 2026 Fokus Kebutuhan Prioritas

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 16:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyusun Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026…

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Januari-Agustus 2026, Imigrasi II Kelas Non TPI Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar dan 21.227 Permohonan Dokumen Perjalanan

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aktivitas pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menunjukkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga…

PLN UIT JBM Kawal Keseruan Surabaya Kite Festival Dengan Kesiapsiagaan Kelistrikan

PLN UIT JBM Kawal Keseruan Surabaya Kite Festival Dengan Kesiapsiagaan Kelistrikan

Kamis, 03 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan…