Atasi Banjir, Reni Astuti Dorong Pemkot Ciptakan Dashboard Peta Titik Genangan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Surabaya masih menjadi langganan banjir. Genangan masih menghiasi kota Surabaya saat musim hujan. Untuk mengatasi pengendalian banjir, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti meyakini bahwa Pemkot harus terus berpegang pada grand design yang telah dibuat dan menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat. 

Termasuk berkaitan dengan penyelesaian banjir. Pemkot atau dinas terkait dianjurkan untuk rajin meng-update dan menyampaikan progress penanganan banjir di Surabaya.

“Masyarakat pasti kerap bertanya, kenapa banjir tetap terjadi di Surabaya? Nah, dinas terkait baiknya menyampaikan beberapa hal pada masyarakat. Mulai dari permasalahannya apa, penyelesaian atau penanganannya bagaimana, dan progresnya seperti apa. Sehingga masyarakat juga terinfo dengan baik,” ungkap Reni.

Reni juga mengusulkan agar Pemkot membuat satu aplikasi atau dashboard tentang peta titik genangan di Surabaya. Peta titik genangan itu disampaikan secara realtime di billboard yang ada di jalan-jalan Surabaya. Sehingga pengguna jalan bisa memantau secara langsung. Atau, bisa diupdate lewat aplikasi. 

“Ada beberapa info yang bisa dimasukkan di dashboard atau aplikasi itu. Yakni, titik genangan, lama genangan, luas genangan, dan waktu genangan. Ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pengguna jalan,” ungkap Reni.

Saat ini, pemkot melakukan musrembang di tingkat-tingkat kecamatan terkait perencanaan 2025. Reni mendorong agar musrembang bisa menjadi forum partisipsi masyarakat bersama pemerintah. Sehingga masyarakat terlibat dan dilibatkan dalam penyelesaian permasalahan di wilayahnya. Sebab, Reni banyak mendengar keluhan bahwa usulan masyarakat di musrembang 2023 tak ada realisasi hingga tahun ini. 

“Usulan dari RT, RW, hingga kelurahan harus ada feedback-nya tentang mana usulan yang bisa dikerjakan di tahun berapa dan mana yang tidak bisa dikerjakan serta alasannya. Agar tak ada usulan yang berulang. Ini berlaku tidak hanya usulan perihal pembangunan fisik, namun juga nonfisik seperti peningkatan SDM, kesejahteraan, dan pengentasan pengangguran,” tutur Reni. Alq

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Percepat Perlindungan BPJS-TK untuk 11 Ribu Pekerja

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk mensejahterakan pekerja lokal serta mendorong perusahaan swasta…