PPP Isyaratkan Gabung Prabowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sandiaga Uno, sebagai politisi PPP dan Ketua Bappilu, menyatakan partainya PPP, siap bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran setelah dilantik menjadi Presiden mendatang.
Sandiaga Uno, sebagai politisi PPP dan Ketua Bappilu, menyatakan partainya PPP, siap bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran setelah dilantik menjadi Presiden mendatang.

i

Pengamat Prediksi PKB dan NasDem Berpeluang Sama dengan PPP

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, menyatakan siap bila diajak bergabung oleh pemerintahan selanjutnya usai Presiden Joko Widodo tidak lagi menjadi presiden.

"Pandangan pribadi saya kita pasti akan sangat terhormat untuk diajak membangun bangsa karena sesuai dengan nama partainya, Partai Persatuan untuk persatuan Indonesia; dan pembangunan, harus ikut aktif dalam membangun bangsa. Tapi tentu ada prosesnya, nanti ada Rapimnas dan sebagainya," kata Sandi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).

Beberapa anggota PPP yang berada di Sekretariat Jl Diponegoro Menteng, optimistis Sandiaga Uno,yang kini Ketua Bappilu PPP, gabung ke pemerintahan Prabowo-Gibran. "Pak Sandiaga berpengaruh terhadap kekuatan partai. Kalau beliau mengisyaratkan bergabung ke pemerintahan selanjutnya usai Presiden Joko Widodo tidak lagi menjadi presiden, pengurus lain insya Allah Samina wa athona," kata seorang kader PPP di Sekretariatnya, Selasa (27/2). Ia menyebut banyak pengurus partai yang duduk di DPR

masih reses. Dan yang lain, kita masih fokus mengawal proses rekapitulasi suara, karena kita ingin lolos ke Senayan," tambah rekannya.

 

Masih Pandangan Pribadi Sandiaga

Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Romahurmuziy (Rommy) menyebut pernyataan Sandiaga, masih merupakan pandangan pribadi Sandiaga.

"Sebagai Ketua Bappilu tentu Pak Sandi memiliki hak untuk menyampaikan pandangannya pribadi meskipun itu belum merupakan keputusan partai. Sampai saat ini, pemilu juga belum selesai dan perhitungan suara masih kita tunggu secara berjenjang rekapitulasinya sampai 20 Maret nanti," kata Rommy kepada wartawan, Selasa (27/2/2024).

Hasil hitung cepat berbagai lembaga survei saat ini menunjukkan keunggulan bagi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Paslon nomor urut 2 itu diprediksi meraup suara 57-58 persen dan akan menang pilpres satu putaran. Di sisi lain, dalam Pilpres 2024, sandiaga dan partainya PPP, mendukung pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

 

Bergabung dengan Pemerintahan Baru

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PPP ini menuturkan, kesiapan untuk bergabung dengan pemerintahan baru sesuai dengan posisi partainya yang setia berada di barisan pendukung pemerintah.

"Pandangan pribadi saya kita pasti akan sangat terhormat untuk diajak membangun bangsa karena sesuai dengan nama partainya, Partai Persatuan untuk persatuan Indonesia," tambah Sandi saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2024).

Isyarat Sandiaga itu sepertinya dipahami oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, yang eks Ketum PPP. Monoarfa, mengungkapkan pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan program makan siang gratis besutan Prabowo-Gibran.

Dia menyebutkan bahwa Jokowi menargetkan defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk tahun anggaran 2025 sebesar 2,48%-2,8%.

 

Defisit tak Terlampau Jauh

Jokowi, katanya, dalam sidang kabinet paripurna, meminta Kementerian/Lembaga menjaga agar defisit APBN 2025 tak terlampau jauh dari target defisit yang ditetapkan dalam APBN 2024 sebesar 2,29�ri Produk Domestik Bruto (PDB).

"Tapi bapak Presiden menyampaikan kalau bisa defisit jangan terlalu loncat sekali. Tadi ancer-ancer-nya antara 2,48%-2,8%. Dan ada peningkatan dari belanja investasi yang below the line antara 0,5%-1%," katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (26/2/2024).

 

Komentari Program Makan Siang

Monoarfa mengamini bahwa program makan siang gratis yang diusung calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka turut menjadi pembahasan dalam sidang kabinet tersebut.

Suharso mengatakan, pemerintah melakukan pembahasan mengenai rencana kerja pemerintah (RKP) dan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang menjadi acuan penyusunan APBN 2025.

"Ya memang harus memasukkan program-program ikonik dari Presiden terpilih. Tentu saja itu diperhitungkan, dan Bappenas sedang menyusun itu. Karenanya RKP yang sesungguhnya mungkin akan muncul setelah pengumuman secara resmi dari KPU tentang presiden terpilih," imbuh Menteri Bappenas.

 

Nasdem -PKB Berpotensi Gabung

Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago menilai partai Nasdem dan PKB berpotensi besar gabung koalisi pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang dinyatakan menang versi quick count.

Apalagi, kata Arifki, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai sebagai upaya membangun koalisi pasca Pilpres 2024.

"Terbuka kemungkinan Nasdem dan PKB bergabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Ini tidak hanya kebutuhan kekuatan politik di parlemen, namun juga cairnya koalisi politik di Indonesia bahwa partai yang kalah di pilpres masih ada ruang untuk ikut dengan pemenang," ujar Arifki dalam keterangannya, kemarin.

Sejauh ini, kata Arifki, kemenangan Prabowo-Gibran sebagai presiden dan wakil presiden belum didukung oleh kekuatan partai pengusung seperti Gerindra, Golkar, PAN, dan Demokrat yang belum sampai 50% (hasil pemilu 2024). Karena itu, kata dia, wajar jika Prabowo-Gibran juga harus mencari partai lain untuk bergabung agar menguasai kekuatan mayoritas di parlemen.

"Karena secara tidak langsung Prabowo-Gibran tentu ingin cepat meloloskan beberapa program tanpa harus banyak kompromi dengan kekuatan politik di parlemen," tandas dia. n erc/jk/jm/rmc

Berita Terbaru

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Ngawi, Polres Gresik Ungkap Aksi Lintas Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi komplotan pencuri kabel milik PT PLN yang meresahkan akhirnya berhasil dihentikan. Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap lima p…

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Warga Miskin Kehilangan Bansos, Komisi D DPRD Surabaya Soroti Data Kemiskinan Berbasis Desil

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - CJ –DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ) kota Surabaya menyoroti penentuan kategori kemiskinan berbasis desil di Kota S…

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Kapolres Gresik Lakukan Sidak Layanan Publik, Tegaskan Komitmen Bebas Pungli

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan oleh Polres Gresik. Salah satunya melalui inspeksi mendadak (sidak) y…

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Usai Diblokade Warga, TPA Klotok Kota Kediri Kembali Beroperasi, Tuntutan Kompensasi Masih Dikaji Tim ITS

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usai diblokade warga akses Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kota Kediri akhirnya dibuka setelah adanya kesepakatan antar warga…

Kartu Kepesertaan ''Ngadat', Ratusan Buruh Pakerin Ngluruk Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto

Kartu Kepesertaan ''Ngadat', Ratusan Buruh Pakerin Ngluruk Kantor BPJS Kesehatan Mojokerto

Selasa, 07 Apr 2026 16:05 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Ratusan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dari PT Pakerin Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BPJS…