Pemkot Surabaya Pastikan Ketersediaan Pangan Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya umumkan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2024 dipastikan aman. SP/AINI
Pemkot Surabaya umumkan ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2024 dipastikan aman. SP/AINI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Pemkot Surabaya telah mengumumkan bahwa ketersediaan pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2024 dipastikan aman, meskipun terjadi kenaikan harga bahan pokok.

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Perekonomian Pemkot Surabaya Agung Supriyo Wibowo, menjelaskan bahwa meskipun terjadi sedikit kenaikan harga bahan pokok seperti beras premium, stok pangan di Surabaya mencukupi.

“Indeks ketersediaan pangan di Surabaya saat ini berada di angka 2,06, yang menunjukkan ketersediaan bahan pangan di atas ambang batas aman,” ungkap Agung.

Namun, Agung mengatakan untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok, masyarakat untuk menggunakan beras medium sebagai alternatif yang memiliki kualitas hampir sama dengan beras premium.

Karena itu dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok, Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga yang terjangkau, yakni Rp10,900 per kilogram.

“Langkah ini kami ambil agar masyarakat memiliki opsi yang lebih terjangkau dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok. Jadi warga tidak perlu khawatir dengan ketersediaan bahan pokok,” ujarnya.

Selain itu, TPID juga menjadi langkah penting dalam memfasilitasi akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Dinkopdag Surabaya, Devie Afrianto menekankan bahwa Kios TPID hadir untuk memberikan alternatif produk beras dengan kualitas yang baik dan harga yang bersaing.

Di sisi lain, Devie juga mengungkapkan, jika panen raya diperkirakan terjadi pada bulan Maret 2024. Menurut dia, panen raya ini tentu akan berpengaruh terhadap menurunnya harga bahan pokok.

“Jadi nanti setelah bulan Maret, diperkirakan harga kembali di titik normal. Mungkin sekitar 1-2 bulan setelah Maret, itu benar-benar normal. Tapi pada saat kita masuk ke fase panen raya, harga sudah mulai bergerak ke titik normal,” pungkas Devie.sb/ana

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…