Tawa Puas Kebohongan Gus Samsudin Terbongkar, Pesulap Merah: Teguran dari Allah, Biar Tobat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gus Samsudin dan Pesulap Merah. SP/ JKT
Gus Samsudin dan Pesulap Merah. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kasus Gus Samsudin yang viral terkait konten penistaan agama yakni suami istri diperbolehkan bertukar pasangan mulai dikritisi banyak orang. Salah satunya Pesulap Merah.

Pesulap Merah terlihat puas setelah mendengar pengakuan Gus Samsudin tentang kebohongannya. Pasalnya, Gus Samsudin kerap membuat konten yang sengaja dibuat untuk menarik lebih banyak penonton dan subscriber meskipun penuh kebohongan.

"Nah, sudah terpojok, sudah kena mental, baru mengakui. Coba dulu ketika gua gerebek, mengakui kayak gini, nggak perlu tuh bayar kades, bayar pengacara, bayar preman, cukup ngaku saja kayak gini, selesai. Tapi malah dijadiin drama sama dia," kata Pesulap Merah dalam kanal YouTube-nya, Senin (04/03/2024).

Sindir Balik Gus Samsudin, Pesulap Merah Pernah di Fitnah

Melihat penangkapan tersebut, Marcel Radhival atau yang akrab dikenal sebagai Pesulap Merah tertawa keras atas penetapan tersangka Gus Samsudin. Tawa ini diunggah Marcel dalam video di akun instagramnya @marcelradhival1.

Dalam video tersebut, awalnya Marcel melampirkan tayangan berita soal Gus Samsudin yang melaporkannya ke Polda Jatim. Laporan ini terjadi pada 2022. Saat itu, Gus Samsudin melaporkan Pesulap Merah atas tuduhan pencemaran nama baik.

Namun, pada 2023, polisi mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) karena Pesulap Merah tak terbukti melakukan pidana.

Kemudian, Marcel kembali melampirkan tayangan berita yang berisi penetapan tersangka pada Gus Samsudin. Gus Samsudin ditetapkan tersangka oleh Polda Jatim buntut konten viral boleh tukar pasangan.

Lalu, dalam lanjut video tersebut, Marcel tertawa terbahak-bahak. Pesulap Merah ini tertawa sambil menutup mulutnya.

"Dia yang ngelaporin, dia juga yang dipenjara. Dia yang ngefitnah gue hoaks, dia yang tersangka hoaks. Dia yang ngefitnah gue menyebarkan kebencian, eh dia juga yang tersangka penyebar kebencian terhadap agama, suku dan ras," kata Marcel dalam video tersebut.

Lebih lanjut, Pesulap Merah juga membeberkan sejumlah berita tentang kasus yang kini menjerat Gus Samsudin. Ia menganggap Gus Samsudin telah mendapatkan teguran besar dari Tuhan atas perbuatannya selama ini.

"Bukan Pesulap Merah yang ngomong, tapi ini fakta yang berbicara, ini Allah sudah turun tangan. Mungkin Allah juga gereget, Samsudin sudah disentil, tapi nggak tobat-tobat," ujarnya.

Gus Samsudin Kena Azab

Sementara itu, Pesulap Merah juga mengatakan jika penangkapan Gus Samsudin kali ini adalah teguran paling keras dibandingkan kasus sebelumnya.

"Dari yang gua gerebek, padepokannya ditutup karena nggak sesuai izin, lalu akhirnya mengakui kontenya di-setting, itu sudah disentil, biar taubat biar nggak bikin konten kayak gitu lagi," tuturnya.

"Ini sentilan paling keras ketiga menurut gua dari Allah untuk menyadarkan dia biar tobat, setop menjadikan agama sebagai kedok untuk pembohongan publik, untuk kepentingan pribadi," pungkasnya.

Bahkan, Marcel Radhival atau yang selama ini dikenal dengan Pesulap Merah mengaku siap jika diminta kerja sama pihak kepolisian untuk membuktikan kepalsuan dari video-video konten Samsudin.

Sebelumnya diketahui, Video viral Gus Samsudin tersebut memperlihatkan sebuah kelompok aliran yang membolehkan anggotanya bertukar pasangan. Sontak video tersebut langsung viral dan menuai kontroversi di masyarakat.

Terbaru, diketahui bahwa Samsudin sudah berada di rumah tahanan Polda Jawa Timur sejak 1 Maret 2024 setelah menggelar perkara pada hari Jumat tersebut. Penangkapan Gus Samsudin atas konten video yang dibuatnya tersebut disyukuri oleh banyak pihak. jk-05/dsy

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…