Eliminasi Kusta Tuntas, Dinsos Jatim Gandeng RSUD Dr Soetomo

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dalam menangani permasalahan penyakit kusta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim mencanangkan gerakan bertajuk "Eliminasi Kusta Tuntas". 

Dengan menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, pencanangan ini diadakan di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Lara Kronis (UPT RSBLK) Tuban. 

"Mustahil kalau Dinsos bisa menyelesaikan kusta. Untuk itu, mulai detik ini kita canangkan gerakan bersama Eliminasi Kusta Tuntas," kata Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, dari keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Selasa, (5/3/2024).

Gerakan tersebut sengaja dilaksanakan di UPT RSBLK Tuban karena hampir seluruh penerima manfaat atau PM-nya adalah mantan penderita kusta. Pihak RSUD Dr Soetomo hadir untuk mensosialisasikan sekaligus memeriksa secara langsung tiap PM dan pegawai di UPT. 

Novi menyampaikan, para pegawai yang melayani PM di UPT RSBLK Tuban ingin memastikan bahwa mereka benar-benar jauh dari penyakit kusta. Mengingat tiap harinya mereka melakukan kontak dengan PM eks penyandang kusta.

"Jangan-jangan mereka ini masih bisa berpotensi menularkan. Jadi pemeriksaan tidak hanya kepada pegawai saja, tim dari RSUD Dr Soetomo juga memeriksa para PM. Demi memastikan bahwa mereka memang benar-benar eks atau perlu perawatan lebih lanjut," ungkap Novi.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengungkapkan, pihaknya juga membicarakan tentang masalah kesehatan jiwa, di samping pencegahan dan pengobatan kusta. Sebab, kecemasan berlebih justru malah memperbesar peluang terserang kusta karena imun yang melemah.     

"Sebenarnya kusta itu tidak menular dengan mudah, jadi tidak usah khawatir. Dan kalau kita khawatir berlebihan, akhirnya pertahan tubuh kita pun melemah. Jadi yang penting optimis sehat jiwa, sehat raga, dan tentu selalu lakukan pemeriksaan yang rutin," paparnya.

RSUD Dr Soetomo menghadirkan lebih dari 30 dokter yang terdiri dari dokter spesialis dermatologi dan venereologi, serta kesehatan jiwa. Dokter-dokter tersebut melakukan medical check up pada 100 PM dan 29 pegawai di UPT RSBLK Tuban. 

Gerakan bersama "Eliminasi Kusta Tuntas" ini merupakan implementasi dari karakter “IKI” atau inisiatif, kolaborasi, dan inovasi yang disarankan oleh Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa. 

"Ini adalah sesuatu yang sangat bagus, mempraktikkan IKI, yakni antara RSUD Dr Soetomo dengan Dinsos Jatim," ungkap Cita. 

Secara terpisah, implementasi ini juga dibenarkan oleh Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono. Andhy berharap setiap perangkat daerah mampu mengembangkan kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.

"Antar perangkat daerah bisa saling melengkapi untuk menjalankan kegiatan tersebut. Ini adalah ciri khas provinsi kita yang akan terus dibangun untuk melayani masyarakat Jatim," pungkasnya.

Dikemas dengan kegiatan bakti sosial (baksos), kegiatan ini dihadiri juga oleh Komisi E DPRD Jatim, Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim, Rumah Sakit Umum Daerah Sumberglagah, dan Puskesmas  Desa Singgahan. 

Baznas Jatim pun membagikan bingkisan berupa alat-alat kebersihan dan makanan bergizi untuk para PM. Ain

Berita Terbaru

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

HUT Kemerdekaan RI Ke81 Pemdes Kalipecabean Kecamatan Candi Gelar Pertunjukan Wayang kulit dan Campur Sari

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 , Desa Kalipecabean kecamatan Candi menggelar acara…

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

Senin, 31 Agu 2026 17:25 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki siswa untuk menghadapi perubahan zaman. Melalui…