RSUD Dr Soetomo Kirim Tim Relawan Kesehatan Bantu Korban Banjir Pidie Jaya

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kepedulian Jawa Timur terhadap korban bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, terus diwujudkan secara konkret. RSUD Dr Soetomo Surabaya kembali memberangkatkan Tim Relawan Kesehatan Gelombang ke-3 untuk membantu pelayanan medis bagi warga terdampak banjir.

Pelepasan tim berlangsung di Lapangan Upacara RSUD Dr Soetomo, Selasa (16/12/2025), dalam program Jawa Timur Peduli. Prosesi pelepasan ditandai dengan pemakaian rompi relawan oleh Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp.DVE., Subsp.DAI., FINS-DV., FAADV., MARS, yang juga turut menjadi bagian dari tim.

Acara ditutup dengan doa bersama agar seluruh relawan diberi kelancaran dan keselamatan selama bertugas.

Prof. Cita menjelaskan, pengiriman tim relawan kesehatan ini merupakan bentuk keprihatinan dan kepedulian RSUD Dr Soetomo bersama Citrus Hospitalia yang sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Ini bentuk kepedulian dari RSUD Dr Soetomo dan Citrus Hospitalia yang memang sesuai arahan Ibu Gubernur Jawa Timur. Kami sudah menetapkan Pidie Jaya sebagai lokasi bantuan,” ujar Prof. Cita.

Sebelumnya, RSUD Dr Soetomo juga telah memberangkatkan tim ke Aceh Tamiang, yang terdiri dari dokter spesialis ortopedi, anestesi, serta tim Instalasi Bedah Sentral (IBS). Selain itu, tim aju dari berbagai unit telah lebih dahulu diterjunkan untuk memetakan kebutuhan di lapangan.

“Dari laporan tim aju, kebutuhan paling mendesak adalah dokter penyakit dalam, kulit, anak, serta sanitarian. Masalah utama di lapangan adalah personal hygiene dan kebersihan lingkungan,” jelasnya.
Berdasarkan pemetaan tersebut, Tim Kesehatan Gelombang ke-3 ini dibekali obat-obatan yang relevan dengan kondisi pascabencana. Sejumlah relawan juga berinisiatif memberikan bantuan tambahan yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Prof. Cita mengungkapkan, kondisi kesehatan warga terdampak didominasi penyakit dalam, khususnya pada lansia, anak-anak, serta kasus-kasus penyakit kulit.

“Banyak ditemukan infeksi kulit akibat virus, bakteri, hingga dermatitis. Karena itu, kesehatan lingkungan menjadi perhatian penting,” tegasnya.

Sementara itu, Irmadita Citrashanty, dr., Sp.DVE., Subsp.OBK, menambahkan bahwa tim dermatologi telah menyiapkan penanganan khusus untuk penyakit kulit yang sering muncul pascabanjir.

“Biasanya pasca banjir banyak keluhan kulit, mulai dari infeksi virus, bakteri, infestasi parasit, hingga radang kulit yang kambuh karena personal hygiene tidak terjaga. Semua sudah kami petakan dan siapkan obat-obatannya,” jelasnya.

Ke depan, RSUD Dr Soetomo akan terus melakukan evaluasi kebutuhan di lapangan.

“Tim yang berangkat ini akan mengevaluasi apakah perlu dilanjutkan atau diganti dengan tim lain sesuai kebutuhan. Monitoring akan dilakukan secara rutin,” pungkas Prof. Cita.

Ia berharap kehadiran tim relawan kesehatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pidie Jaya.
“Semoga bencana segera berlalu dan saudara-saudara kita di Aceh dapat pulih kembali seperti sedia kala,” tutupnya. Rko

Berita Terbaru

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Bupati Jember Pastikan hingga 2027 Tak Ada PHK PPPK, Asal Kinerjanya Bagus

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti fenomena dan isu pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Bupati…

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Belum Kantongi Sertifikat Halal, Satgas MBG Bangkalan Beri Deadline 1 Bulan bagi 41 SPPG yang Tak Berizin

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Baru-baru ini, Satuan Tugas (Satgas) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bangkalan, mencatat sebanyak sebanyak 41 Satuan…

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Dukung Efisiensi Anggaran, Pemkot Malang Lakukan Penyesuaian Agenda Perjalanan Dinas

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan penyesuaian…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Terkait OTT Walikota Nonaktif Maidi 

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:32 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman di Kota Madiun, Kamis (9/…

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Antisipasi Kriminalitas Profesi, Pemkab Magetan Jamin Perlindungan Hukum Bagi Guru Jenjang TK - SMP

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 11:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya antisipasi terjadinya kriminalisasi terhadap profesi guru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melalui Dinas…