Seblak Dicampur Racun Tikus Tewaskan Montir di Lamongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Penemuan mayat Rabu (7/2/2024) pukul 15.00 WIB di bengkel tambal ban Dusun Semperat, Desa Sumberwudi,  Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Dengan identitas korban bernama Abdul Azis warga Desa Palrejo, Kecamatan Sumobito, Jombang, mulai terungkap.

Polres Lamongan mulai mulai menungkap penyebab meninggalnya pemuda 23 tahun yang diketahui tewas lantaran diracun setelan memakan seblak yang dicampur racun tikus. Kasus terbongkarnya berawal saat Polsek Karanggeneng, Lamongan mendapat tambahan informasi dari orang tua korban, Khoiruman (52) asal Dusun Penjalinan, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang.

Khoiruman menginformasikan bahwa anaknya sebelum meninggal ditengarai sering melakukan transaksi uang melalui transfer ke rekening BRI atas nama Suhartono. Nilai transfer mencapai puluhan juta rupiah.

“Orang tua korban, yang datang ke mapolsek dan menginformasikan ternyata tewasnya putranya terdapat kejanggalan dengan adanya bukti transfer dengan total Rp 20 juta,” kata Iptu Sofyan Ali, Wakapolsek Karanggeneng, Rabu (6/3/2024).

Mendapat laporan tersebut, lanjut Iptu Ali, langsung melakukan penyelidikan salah satunya dengan  menelusuri pemilik nomor rekening atas nama Suhartono tadi.

“Bekerjasama dengan pihak BRI, akhirnya identitas dan alamat lengkap Suhartono berhasil ditemukan,” ujar Ali menceritakan kronologis.

Anggota polisi langsung meminta keterangan Suhartono dan ternyata mengaku kalau rekening tabungan BRI miliknya dipinjam seseorang berinisial NF, alias Didi Manggala (27) beralamatkan di Kecamatan Deket, Lamongan.

“Kami langsung mencari informasi NF, dan ternyata sedang ada di Kafe Maharani Desa Kendal Kemlagi, Kecamatan Karanggeneng,” terang Iptu Sofyan Ali.

Saat itu juga NF dibawa ke Polsek Karanggeneng untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Tersangka akhirnya mengaku terus terang, bahwa dia lah yang membunuh korban dengan cara memberi korban makanan seblak yang sebelumnya dicampuri dengan cairan racun tikus.

“Dari pengakuan tersangka yang terpaksa melakukan itu karena tidak tahan dan jengkel karena terus-terusan ditagih oleh korban untuk mengembalikan uang,” imbuh Iptu Ali.

Saat dikorek lebih dalam soal utang piutang, ternyata pelaku NF dikirim korban merupakan uang jasa dimana korban dijanjikan akan memperkenalkan dengan seorang perempuan.

Namun, setelah sekian lama dan korban juga sudah mengirim uang, perempuan yang dijanjikan untuk dipertemukan kepada korban tidak kunjung terwujud.

“Korban yang jengkel dan meminta uangnya dikembalikan dengan menagih lewat pesan singkat WhatsApp. Tagihan itu gencar dilakukan,” ungkap Wakapolsek Karanggeneng.

Pelaku NF yang kesal dan tidak dapat membayarnya. Akhirnya merencanakan niat jahatnya muncul untuk mengakhiri dengan menghabisi nyawa korban.

“NF mempunyai ide dengan cara meracun korban dengan cara memberi korban dengan seblak yang sebelumnya dicampur racun tikus cair,” jelas Ipda Ali.

Niat jahat itu berhasil dan korban diketahui tewas esok harinya. Diketahui sebelumnya korban ditemukan tewas Khoiruman dalam bengkel motor dan tambal ban dan keluarga menolak dilakukan otopsi kemudian jenazah korban di bawah pulang keluarganya ke Dusun Penjalinan, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang untuk dikebumikan. Lm-01/ham

Berita Terbaru

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Gercep Cegah Korupsi, KPK Acungi Jempol Kinerja Walikota Ning Ita

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…