Panen Raya, Bapanas: Harga Gabah Kering Mulai Stabil, Turun Rp 6.820/ Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani memanen padi di Rangkasbitung, Lebak, Banten. Muhammad Bagus Khoirunas/ Antara Foto
Ilustrasi. Petani memanen padi di Rangkasbitung, Lebak, Banten. Muhammad Bagus Khoirunas/ Antara Foto

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Memasuki panen raya padi di berbagai daerah di Indonesia, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebutkan, harga gabah kering panen (GKP) mulai menunjukkan stabilitas yang rata-rata tercatat turun menjadi Rp 6.820 per kg setelah sebelumnya mencapai di atas Rp 8.000 per kg.

"Saat ini telah memasuki masa panen, di beberapa wilayah sentra padi khususnya. Harga gabah di tingkat petani ini secara perlahan-lahan sedang mengalami penurunan sejak Februari," ujar Deputi Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo, Jumat (15/03/2024).

Menurut Nyoto tren penurunan harga gabah tersebut diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir masa panen raya pada April 2024. Yakni sepanjang Maret–April 2024 akan terjadi panen raya gabah petani setara dengan 8,46 juta ton beras. 

Hal tersebut secara umum akan diikuti dengan penurunan harga gabah dan beras seiring dengan bertambahnya stok ketersediaan pangan yang ada di lapangan.

Meski demikian, lanjut Nyoto, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) kenaikan harga beras masih terjadi sebanyak 3,6 persen dibandingkan dengan Februari 2024. 

Namun jumlah wilayah yang mengalami kenaikan harga beras pada M1 Maret 2024 sedikit menurun dibandingkan Februari 2024 yaitu terjadi di 75,28 persen wilayah Indonesia. 

"Di sisi lain sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi telah memberlakukan relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium untuk Zona I menjadi Rp 14.900 per kg; Zona II Rp 15.400 per kg; dan Zona III Rp 15.800 per kg," ungkap Nyoto.

Sebelumnya, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa pihaknya akan menjaga harga gabah kering panen di tingkat petani ketika panen padi. 

"Kita harus menjaga agar harga di tingkat petani jangan sampai terlalu jatuh juga," ujar Arief.

Lebih lanjut, Bapanas juga sudah memberlakukan sementara relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium diimplementasikan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen selama Ramadhan 1445 Hijriah. 

Sedangkan untuk relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium yang diberlakukan sementara mulai 10 Maret sampai 23 Maret. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…