Heboh, Livy Renata Diduga Beli Mobil Mewah Pakai Uang Donasi, Begini Klarifikasinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Livy Renata. SP/ JKT
Livy Renata. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini media sosial Twitter (X) dihebohkan tindakan selebritas dan kreator konten Livy Renata yang diduga meminta donasi membelikan mobil mewah untuk ibunya Susana Rahardjo melalui platform digital Trakteer.

Lewat Trakteer, selebritas muda kelahiran 26 Maret 2002 itu mengajak penggemarnya untuk berdonasi membantu dirinya membelikan mobil untuk ibunya Susana Rahardjo.

"Mau beliin mami mobil," tulis Livy Renata di akun Trakteer miliknya, dikutip Selasa (26/03/2024).

Diketahui, selebritas muda kelahiran 26 Maret 2002 itu mengajak penggemarnya agar ramai-ramai memberikan sumbangan ke Livy agar bisa membelikan ibunya mobil. Hebatnya sumbangan itu justru benar-benar membantu Livy mewujudkan keinginannya. 

Hal itu dibuktikan juga, secara tidak langsung, setelah sumbangan tersebut, Ibu Livy, Susana Rahardjo juga baru-baru ini mengunggah foto di akun Instagram miliknya sedang berpose dengan mobil mewah Mercedes-Benz GLA.

"Thank you anakku @livyrenata. Proud of you," tulisnya.

Sontak, dari dua unggahan yang secara kebetulan terjadi di waktu bersamaan itu langsung membuat netizen kebingungan. Bahkan sebagian ada yang geram karena tidak habis pikir Livy nekat minta sumbangan untuk membelikan ibunya mobil mewah.

Pasalnya dalam bayangan mereka sosok Livy sudah sangat berkecukupan. Apalagi penghasilannya sebagai kreator konten dan atlet e-sports sudah sagat besar,

“Miris banget, apakah ini yang disebut ngemis online?” sindir pemilik akun Instagram @du*******.

“Livy Renata lebih hina dari gue ternyata,” sindir pemilik akun Instagram @mh*******.

“Seorang Livy aja masih begini,” sitat pemilik akun Instagram @da*******.

Livy Buka Suara Terkait Donasi untuk Huru-Hara

Setelah menghebohkan jagat media sosial, Livy Renata akhirnya membuka suara melalui kanal broadcast pribadinya di Instagram.

Pada awalnya, manajernya meminta Livy untuk memberikan penjelasan usai keributan mereka. Namun, Livy merasa perlu mengaku perlu segera mengklarifikasi.

Brand Ambassador dari tim Esport Alter Ego ini menegaskan bahwa dirinya tidak membuka donasi khusus untuk membelikan ibunya mobil mewah, “perlu diingat bahwa aku tidak membuka donasi, itu selfie eksklusif.”

Sebagai informasi, Livy menyediakan sebuah foto eksklusif yang bisa diakses oleh penggemarnya dengan membayar kepadanya melalui platform Trakteer. Dalam akun Trakteer tersebut, penggemar harus merogoh kocek senilai Rp 280 ribu hingga Rp 1.1 juta untuk mendapatkan foto eksklusif Livy Renata.

Lebih lanjut, Livy Renata mengaku akan membiarkan orang menggunjingnya. Namun bintang series "A+" itu siap membuktikan bahwa mobilnya bukan dibeli dari hasil donasi.  

Dengan berani gadis itu mengatakan kalau penghasilan dari traktiran itu besar, dia bukan hanya meminta mobil, namun juga rumah hingga jet pribadi. 

"Bila manajerku mengizinkanku, aku akan menunjukkan harga mobilnya dan jumlah yang aku dapatkan dari Trakteer," ucap Livy.

"Kalau misalnya dari Trakteer bisa beli mobil mah aku juga akan minta rumah dan jet pribadi," sambungnya.

Teman dekat Tomo Waseda Boys itu juga mengatakan dirinya tak segan mengemis lagi bila hasil yang dia raup bisa membuatnya mendapatkan barang-barang mewah tersebut. 

"Dan bila ngemis yang aku perlukan untuk itu, jadi ya sudah," imbuhnya.

Sebagai informasi, untuk mendapatkan konten tersebut penggemar Livy harus menyumbang donasi dengan harga tertentu. Di akun Trakteer miliknya Livy memberikan nama satu unit sumbangan dengan nama Daruma yang satu unitnya mencapai Rp 70.000.

Saat ini Livy memiliki 2.000 lebih pengikut di Trakteer. Jika satu pengikut masing-masing menyumbang 1 unit Daruma maka jumlah donasi yang dikirim ke Livy sudah mencapai Rp 140 juta.

Lantas, cukup banyak juga penggemar Livy yang diketahui turut menyumbang Daruma dalam jumlah lebih dari 1. Ada yang bisa menyumbang 25 Daruma atau mengeluarkan uang sebesar Rp 1.750.000. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Krisis Air, BPBD Tulungagung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Ratusan KK Terdampak Kekeringan

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak 500 lebih kepala keluarga (KK) di Tulungagung mengalami krisis air memasuki musim kemarau. Ratusan KK tersebut berada…

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Jadi Perhatian Serius: Angka Pernikahan Dini di Kota Batu Tinggi, Mayoritas Belum Bekerja

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 12:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pengadilan Agama (PA) Kota Malang mencatat ada puluhan anak di Kota Batu yang belum bekerja mengajukan dispensasi atau nikah muda.…

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Awal Musim Tanam: Luas Tanam Tembakau Magetan Berkurang, Petani Pilih Beralih ke Jagung dan Kentang

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pada musim tanam 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, menyebutkan luas tanam…

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Dukung Program Prioritas, Pemkab Ponorogo Alokasikan SILPA Rp96 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka untuk mendukung program prioritas melalui perubahan dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2026, Pemerintah…

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Gulirkan Kasus Kekerdilan, Dinkes Magetan Sukses Terapkan Aksi Cegah Stunting

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna menggulirkan kasus kekerdilan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan menggencarkan Program Aksi Cegah Stunting (ACS)…

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Tekan Kasus HIV/AIDS, Pemkab Pamekasan Gencarkan Skrining Rutin dan KIE

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya strategis dalam menekan penyebaran kasus HIV/AIDS, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus menggencarkan…