Bansos Anak Yatim di Malang akan Naik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang membuka wacana pemberian bantuan sosial (bansos) kepada anak yatim dan piatu secara rutin. Rencananya, penyaluran santunan tersebut bakal dilakukan di setiap tahun.

Bupati Malang HM. Sanusi menuturkan, pemberian bansos termasuk kepada anak yatim dan piatu tersebut sesuai dengan filosofi Malang Makmur. Yakni mewujudkan Kabupaten Malang yang Maju, Agamis, Kreatif, Mandiri, Unggul dan Responsif.

"Pemberian bansos kepada anak yatim ini menjadi bagian dari Malang Makmur, karena pada Malang Makmur ada nilai agamisnya," tutur Sanusi saat ditemui usai menghadiri agenda penyerahan bansos kepada anak yatim dan piatu di Kecamatan Bululawang pada Selasa (26/3/2024).

Sebagaimana diberitakan, diproyeksikan pada tahun 2024 bakal ada 5 ribu anak yatim dan piatu yang mendapat bansos. Satu anak mendapatkan uang santunan senilai Rp 1 juta. Sehingga anggaran yang telah dipersiapkan sebesar Rp 5 miliar.

Sanusi menyebut, nominal yang telah direalisasikan tahun 2024 tersebut melebihi realisasi tahun sebelumnya, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Dijelaskan Sanusi, program bansos sebelumnya juga telah diselenggarakan pada tahun 2023. Namun saat itu nominal yang diberikan dan penerima manfaat tidak sebanyak tahun 2024.

"Kalau dulu nilainya tidak banyak. Setiap kecamatan hanya 10 (penerima bansos anak yatim). Jadi, ada  300-an (anak)," ucap Sanusi.

Selain dari segi kuantitas yang mengalami peningkatan secara signifikan, yakni dari sekitar 300 menjadi 5 ribu anak yatim dan piatu, nominal bansos yang diserahkan kepada masing-masing anak yatim dan piatu juga meningkat pada 2024. Bahkan peningkatannya mencapai 100 persen.

"(Nominal) bantuannya dulu Rp 500 ribu (per anak). Sekarang per-kecamatan rata-rata hampir 200 (anak penerima bansos). Sedangkan anggaranya Rp 1 juta. Jadi, ada peningkatan," ujarnya.

Pejabat publik nomor satu di jajaran Pemkab Malang ini berharap, program bansos kepada anak yatim dan piatu bisa diselenggarakan secara berkelanjutan. Termasuk tahun 2025 dan seterusnya. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…