Lagi, KPK Periksa Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Lamongan Nanik Purwati saat berada di ruang tugu di Polrestabes Surabaya untuk menunggu giliran diperiksa oleh KPK. SP/Ist
Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Lamongan Nanik Purwati saat berada di ruang tugu di Polrestabes Surabaya untuk menunggu giliran diperiksa oleh KPK. SP/Ist

i

KPK Gencarkan Pemeriksaan Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Lamongan Nanik Purwanti, di Polrestabes Surabaya, Rabu (27/3/2024) untuk yang kedua kalinya, dalam upaya mendalami penemuan sejumlah barang bukti di kantornya saat dilakukan penggeledah KPK beberapa bulan yang lalu.

Wanita berkerudung ini datang di kantor Polrestabes Surabaya dengan menggunakan stelan celana kombinasi warna orange. Mereka terpantau mendatangi penyidik KPK di Polrestabes dan langsung naik ke lantai 2. Sebelum diperiksa mereka duduk di kursi ruang tunggu untuk menunggu giliran diperiksa, sebagai tindak lanjut dari pemeriksaan pada Senin, (25/3/2024) kemarin.

Informasi yang didapat surabayapagi.com menyebutkan, wanita yang pernah menjabat diberbagai dinas tersebut, diperiksa terkait dengan penemuan sejumlah barang bukti yang ditemukan oleh penyidik KPK di kantornya.

Penyidik saat melakukan penggeledahan berhasil menemukan puluhan juta uang tunai, dan flashdisk yang konon berisi sejumlah data Lpj yang diduga ada kaitannya dengan sejumlah kegiatan di luar kedinasan yang erat kaitannya dengan kegiatan pengambil kebijakan di Lamongan.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi surabayapagi.com terkait dengan kelanjutan pemeriksaan kali kedua setelah pemeriksaan pertama pada Senin, belum menjawabnya.

Tapi sebelumnya pria yang juga juru bicara KPK itu menyebutkan, dalam pemeriksaan pada Senin (25/3/2024) ada beberapa saksi yang hari ini turut dipanggil KPK yakni Kaharudin eks Ketua DPRD Kabupaten Lamongan tahun 2014-2018, mantan wakil Ketua DPRD Kabupaten Lamongan Periode 2014-2019 Saim, ketua Gapensi Surabaya periode 2016-2021 Yoyon Sudiono, dan sejumlah dirut PT yang ikut menjadi pihak ke tiga penyedia jasa kontruksi.

Kemudian Komite Manajemen Proyek Pembangunan Gedung Kantor Pemkab. Lamongan TA. 2017 s.d. 2019 / Direktur CV Absolute Muhammad Yanuar Marzuki, dan Kabag Perencanaan dan Keuangan Setda Kabupaten Lamongan Nanik Purwati.

Selanjutnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) / Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan Moch Sukiman, eks Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Moch Wahyudi dan eks Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Lamongan 2019-2023 Suyatmoko.

Sementara itu Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP, Haryoko Widhi menebarkan kalau sejak kemarin, penyidik KPK meminjam tempat ruang penyidikan untuk melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan kantor Pemkab Lamongan.
"Iya mas kita hanya meminjami tempat," jawab AKP Haryoko singkat.

Sekedar diketahui, di hari kedua penggeledahan kantor Pemkab lantai 7 pada Kamis malam (14/9/2023), itu penyidik KPK keluar ruangan dari kantor Pemda Lamongan, sekitar pukul 19.30 WIB. Saat keluar terlihat mereka membawa beberapa koper dan kardus, yang diduga adalah sejumlah dokumen yang ada kaitannya dengan bidikan yang tengah di Lidik oleh lembaga Superbody ini.

Sehari sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (Perkim) Lamongan. Penggeledahan kantor di Jalan Ki Sarmidi Mangunsarkoro, Lamongan berlangsung selama beberapa jam, pada Rabu (13/9/2023), rumah dinas bupati Yuhronur Efendi, rumah domisili eks Kadis Perkim dan kantor pihak swasta dan kantor lantai 7..

Atas dasar penggeledahan itulah, KPK pada Jumat (15/9/2023) mengumumkan dimulainya proses penyidikan dugaan korupsi pembangunan gedung kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan tahun anggaran 2017-2019.

Meski demikian saat itu, KPK belum membeberkan identitas para tersangka. Hal itu akan diumumkan setelah dilakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan terhadap tersangka.

Dalam perkara ini, KPK sudah melakukan penggeledahan di beberapa tempat, salah satunya kantor-kantor dinas yang ada di lingkungan Pemkab Lamongan, maupun rumah dinas Bupati Lamongan, serta rumah dan kantor pihak swasta.

KPK memperkirakan kerugian keuangan negara cukup besar, akibat dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung senilai Rp tersebut 151 itu.

Dalam perkara tersebut KPK telah memeriksa Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sebanyak dua kali pada Kamis (12/10/2023), dan (19/10/2023) sebagai saksi dalam kasus dugaan pembangunan gedung kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan. jir

Berita Terbaru

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

PLN UP3 Ponorogo Luncurkan Program EVplore di Museum dan Galeri SBY-Ani

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Pacitan – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Unit P…

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Bangun Sinergi dengan PCNU, Kapolres Lamongan Shalat Ashar Berjamaah Bersama Pengurus

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kapolres Lamongan yang baru AKBP Adhytiawarman Gautama Putra P.hD menyempatkan diri melaksanakan shalat Ashar berjamaah, bersama j…

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…