Gempa Susulan Hantui Warga Bawean, BPBD Jatim Pastikan Kebutuhan Logistik Terpenuhi

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim BPBD Jatim secara intens lakukan penyaluran kebutuhan logistik warga terdampak gempa di Bawean. SP/ Tim BPBD Jatim
Tim BPBD Jatim secara intens lakukan penyaluran kebutuhan logistik warga terdampak gempa di Bawean. SP/ Tim BPBD Jatim

i

SURABAYAPAGI - Pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kepulauan Bawean, warga masih merasakan dampaknya dengan gempa susulan yang terus mengguncang wilayah tersebut. Berdasarkan data telah tercatat terjadi lebih dari 327 gempa susulan.


Dampak dari guncangan berulang ini membuat masyarakat di Pulau Bawean, terutama di Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak, memilih untuk tidur di luar rumah.


Sehingga, jumlah pengungsi terus bertambah, dengan total mencapai 34.049 jiwa, berasal dari Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak yang terdiri dari anak-anak, dewasa, dan lansia.


Secara rinci, jumlah itu meliputi, pengungsi anak-anak sebanyak 10.460 jiwa, pengungsi dewasa 18.599 jiwa dan lansia sebanyak 5.030 jiwa.


Lantaran jumlah pengungsi yang terus bertambah, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama dengan berbagai instansi dan relawan telah bekerja keras mendirikan tenda-tenda pengungsian. 


Hingga saat ini, sedikitnya ada 25 tenda, terdiri dari 2 unit tenda pengungsi, 2 unit tenda keluarga Dom, 20 unit tenda keluarga BNPB dan satu unit tenda dapur umum.


"Kami juga terus berupaya memenuhi kebutuhan pengungsi dengan mendirikan tenda-tenda di berbagai lokasi. Dari teman-teman TRC bersama Tim Gabungan telah mendirikan dua tenda ukuran 4x4 meter di Dusun Gunungmas  dan Dusun Raba, Desa Lebak, Kec. Sangkapura," ujar Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto, berdasarkan keterangan yang diterima Surabaya Pagi, Kamis, (28/3/2024).


Selain pendirian tenda, distribusi bantuan logistik juga terus dilakukan oleh Tim BPBD Jatim dari posko induk di Kecamatan Sangkapura ke berbagai titik pengungsian.


Diantaranya Posko Dapur Umum (DU) Tagana di Kecamatan Tambak dan Posko DU TNI di Desa Pesanggrahan, Kec. Sangkapura.


Seperti yang diketahui, bencana gempa bumi kali ini telah berdampak pada 17 desa di Kecamatan Sangkapura dan 13 Desa di wilayah Kecamatan Tambak.


Sementara itu, dampak gempa tidak hanya dirasakan di Bawean Gresik, namun juga di enam daerah lainnya, termasuk Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Pamekasan. Kerusakan yang terjadi mencakup berbagai fasilitas seperti rumah, sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dan lainnya.


Adapun rinciannya, terdiri dari, rumah rusak ringan sebanyak 3.535 unit, rumah rusak sedang 1.575 unit, rumah rusak Berat 943 unit, Sekolah rusak 91 unit, rumah sakit 6 unit, Ponpes 8 unit, Gedung kantor rusak 26 unit, tempat ibadah 187 unit, Kandang ternak 1 unit dan sepeda motor 3 unit. Ain

Berita Terbaru

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Perkuat Sinergi dan Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah, Polres Blitar Kota Gelar Apel Sabuk Kamtibmas 2026

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 11:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 yang di gelar di halaman Mapolres Blitar Kota, Kamis…