Pelayanan Antrean Online Mobile JKN, Mudahkan Peserta BPJS Kesehatan di Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta BPJS Kesehatan menunjukkan aplikasi mobile JKN.
Peserta BPJS Kesehatan menunjukkan aplikasi mobile JKN.

i

SURABAYA PAGI, Jombang - Pendaftaran pelayanan antrean secara online Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), melalui mobile JKN bisa memberikan kemudahan untuk peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menerapkan antrean online bagi peserta BPJS, yakni tempat praktek mandiri dokter (TPMD) dr Nurul Ansita.

“Alhamdulillah sangat terbantu sekali untuk faskes yang saya kelola, karena peserta yang sudah mengambil nomor antrean secara online bisa memperkirakan jam kedatangannya jadi tidak menunggu lama langsung mendapatkan pelayanan. Hal ini tentu meningkatkan kepuasan peserta dan lebih merasa nyaman saat berobat,” kata Nurul, Sabtu (30/3/2024).

Mudahnya layanan antrean online melalui aplikasi mobile JKN, membuat pihaknya bisa semakin mengoptimalkan pelayanan.

“Pasien yang belum menggunakan antrean online melihat langsung peserta JKN yang sudah mengambil nomor antrean di Mobile JKN baru datang langsung dipanggil, waktu tunggunya cepat sekali karena sudah memperkirakan waktu kedatangannya. Dengan melihat langsung begitu, mereka kemudian termotivasi dan langsung mengunduh Mobile JKN di gawai masing-masing,” ungkap Nurul.

Ditambahkan pula oleh Nurul bahwa kemudahan dari adanya digitalisasi ini tidak hanya dirasakan peserta tetapi juga oleh pengelola faskes. Pada FKTP terdapat aplikasi P Care dan I Care yang mempercepat dalam proses administrasi dan pelayanan peserta.

“Dengan aplikasi P Care, fasilitas kesehatan dapat langsung mengetahui status keaktifan peserta dan petugas administrasi tidak perlu melakukan pendaftaran ulang karena otomatis sudah masuk ke aplikasi P Care. Selain itu sekarang juga ada pengembangan aplikasi I Care yang dapat memudahkan kita melihat rekam medis pasien, petugas faskes dapat segera menyiapkan rekam medis sebelum pasien datang sehingga dapat memotong waktu tunggu pasien," tutur Nurul.

Salah satu peserta BPJS Kesehatan yang memanfaatkan Mobile JKN, Nur Mulyawati (37) mengatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya fitur Mobile JKN ini.

Nur yang merupakan ibu bekerja dengan dua orang anak tentu perlu menyesuaikan waktu untuk berobat setelah bekerja dan mengurus rumah tangga.

“Pagi tadi saya tidak enak badan dan merasa perlu ke dokter untuk berobat. Lalu saya cek Mobile JKN dan ada fitur antrean online langsung saya ambil nomor antrean sesuai waktu yang saya mau. Sangat memudahkan kita bisa menyelesaikan kegiatan dan memperkirakan waktu kedatangan mendekati saat nomor saya dipanggil,”ujar Nur.

Nur juga menyampaikan bahwa sangat terbantu karena dirinya harus membawa anak-anaknya saat periksa, apalagi ada anak yang masih bayi sehingga sangat tidak nyaman apabila harus berlama-lama mengantre waktu berobat. Nur juga mengatakan petugas di faskes melayani dengan baik.

“Karena tidak ada yang menjaga di rumah saya juga harus bawa anak-anak waktu periksa ke dokter, terutama untuk anak saya yang masih bayi tentu ini lebih nyaman kita tidak perlu menunggu lama. Selain itu dengan waktu tunggu yang tidak lama saya bisa lebih cepat istirahat untuk penyembuhan," pungkasnya.Sarep

Berita Terbaru

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Tekan Angka Perceraian, Pemkab Lamongan MoU dengan PA dan Stakeholder

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Membludaknya kasus perceraian menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lamongan, dan pada Kamis, (23/4/2026) dilakukan…

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tiga terdakwa d…

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Dua Pelaku Curanmor di 11 TKP Berhasil Dibekuk Satuan Reserse Polres Blitar Kota

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dua pelaku curanmor di Wilkum Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil di bekuk Sat.Reskrim Polres Blitar Kota, dua pelaku VA…

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Cegah Pemasungan Berulang, Dinsos Probolinggo Ajukan Rehabilitasi ODGJ Leces

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melalui program rehabilitasi sosial di UPT Bina Laras, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Sosial (Dinsos)…

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Harga Minyak Goreng dan Plastik Ugal-ugalan, Produsen Kerupuk Terpaksa Perkecil Ukuran Demi Tetap Berjualan

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menindaklanjuti harga minyak goreng yang mengalami kenaikan rata di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Madiun, Jawa…

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Gerakan Tanam Serempak di Kota Mojokerto Hadapi Kemarau dan Jaga Ketersediaan Pangan

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar gerakan percepatan tanam serempak di Lingkungan Keboan, Kelurahan Gunung Gedangan. Kegiatan…