Lembaga Sosial Terus Diberdayakan Untuk Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

author Muhajirrin

- Pewarta

Rabu, 03 Apr 2024 14:40 WIB

Lembaga Sosial Terus Diberdayakan Untuk Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

i

Bupati saat menyampaikan sambutanya di hadapan 600 pilar sosial se-Kab. Lamongan. SP/ MUHAJIRIN 

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemkab Lamongan terus berupaya mengurangi angka kemiskinan, salah satunya, dengan berdayakan lembaga sosial untuk memaksimalkan perannya mentransformasikan nilai keberdayaan, dan nilai kemandirian, sehingga masyarakat dapat meningkatkan status sosialnya.

Hal itu disampaikan oleh bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menggelar kegiatan sapa dan pembinaan pilar-pilar sosial se Kabupaten Lamongan, Rabu (03/04/2024) di Aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7.

Baca Juga: Bocah di Lamongan Tewas Tenggelam di Telaga

Disebutkannya, bahwa proses menurunkan persentase kemiskinan tidak mudah walau untuk angka 0,1 saja. Maka dari itu Pemkab Lamongan tidak hanya memberikan bantuan sosial saja, melainkan juga memberikan pendekatan, pelayanan berkualitas dan gratis kepada masyarakat.

Ia lalu menyebutkan seperti di bidang pendidikan ada program beasiswa terintegrasi dan gratis (Perintis), dimana dengan program ini diharapkan seluruh anak di Kabupaten Lamongan mampu mengenyam pendidikan. 

Adapun program di bidang kesehatan yakni Lamongan sehat dengan kunjungan rumah (Laserku), adanya program ini bertujuan untuk memberikan dan mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat yang kurang mampu. Hingga saat ini Laserku sudah menaungi tiga ribu KK.

"Pemkab Lamongan akan terus mendampingi masyarakat untuk menuju kemandirian sosial. Tidak hanya melalui bantuan sosial melainkan juga melalui program prioritas," katanya.

Baca Juga: Kupatan Tanjung Kodok, Lestarikan Tradisi dan Promosi Wisata Lamongan

Sementara itu, pada tahun 2023 persentase kemiskinan di Kabupaten Lamongan menempati angka 12,42, lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2022 yakni 12,53 dan tahun 2021 berada pada angka 13,86. "Pada tahun 2023 angka kemiskinan berhasil turun di angka 12,42 dari target 13,17,"kata bupati.

Semua itu lanjutnya bisa tercapai, salah satunya karena tugas seluruh lembaga sosial di Kabupaten Lamongan telah berhasil mewujudkan kemandirian sosial, yang mana dibuktikan dengan turunnya angka kemiskinan.

Baca Juga: Hari Pertama Masuk, Layanan Publik Lamongan Mulai Beroperasi

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto ini menyampaikan bahwa tugas pilar sosial tidak hanya menyalurkan bantuan, melainkan juga mentransformasikan nilai keberdayaan dan nilai kemandirian. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan status sosialnya.

Kegiatan ini diikuti 600 pilar sosial se Kabupaten Lamongan, meliputi pendamping program keluarga harapan (PKH), Karang Taruna, tenaga kesejahteraan sosial tingkat kecamatan (TKSK), lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), Tagana, yakin semua sejahtera (YSS) dan difabel. jir

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU