Lembaga Sosial Terus Diberdayakan Untuk Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati saat menyampaikan sambutanya di hadapan 600 pilar sosial se-Kab. Lamongan. SP/ MUHAJIRIN 
Bupati saat menyampaikan sambutanya di hadapan 600 pilar sosial se-Kab. Lamongan. SP/ MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemkab Lamongan terus berupaya mengurangi angka kemiskinan, salah satunya, dengan berdayakan lembaga sosial untuk memaksimalkan perannya mentransformasikan nilai keberdayaan, dan nilai kemandirian, sehingga masyarakat dapat meningkatkan status sosialnya.

Hal itu disampaikan oleh bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat menggelar kegiatan sapa dan pembinaan pilar-pilar sosial se Kabupaten Lamongan, Rabu (03/04/2024) di Aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7.

Disebutkannya, bahwa proses menurunkan persentase kemiskinan tidak mudah walau untuk angka 0,1 saja. Maka dari itu Pemkab Lamongan tidak hanya memberikan bantuan sosial saja, melainkan juga memberikan pendekatan, pelayanan berkualitas dan gratis kepada masyarakat.

Ia lalu menyebutkan seperti di bidang pendidikan ada program beasiswa terintegrasi dan gratis (Perintis), dimana dengan program ini diharapkan seluruh anak di Kabupaten Lamongan mampu mengenyam pendidikan. 

Adapun program di bidang kesehatan yakni Lamongan sehat dengan kunjungan rumah (Laserku), adanya program ini bertujuan untuk memberikan dan mendekatkan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat yang kurang mampu. Hingga saat ini Laserku sudah menaungi tiga ribu KK.

"Pemkab Lamongan akan terus mendampingi masyarakat untuk menuju kemandirian sosial. Tidak hanya melalui bantuan sosial melainkan juga melalui program prioritas," katanya.

Sementara itu, pada tahun 2023 persentase kemiskinan di Kabupaten Lamongan menempati angka 12,42, lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2022 yakni 12,53 dan tahun 2021 berada pada angka 13,86. "Pada tahun 2023 angka kemiskinan berhasil turun di angka 12,42 dari target 13,17,"kata bupati.

Semua itu lanjutnya bisa tercapai, salah satunya karena tugas seluruh lembaga sosial di Kabupaten Lamongan telah berhasil mewujudkan kemandirian sosial, yang mana dibuktikan dengan turunnya angka kemiskinan.

Selanjutnya orang nomor satu di Kota Soto ini menyampaikan bahwa tugas pilar sosial tidak hanya menyalurkan bantuan, melainkan juga mentransformasikan nilai keberdayaan dan nilai kemandirian. Sehingga masyarakat dapat meningkatkan status sosialnya.

Kegiatan ini diikuti 600 pilar sosial se Kabupaten Lamongan, meliputi pendamping program keluarga harapan (PKH), Karang Taruna, tenaga kesejahteraan sosial tingkat kecamatan (TKSK), lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), Tagana, yakin semua sejahtera (YSS) dan difabel. jir

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…