Pedagang di PSC Raup Rp 3 Juta Sehari Selama Libur Lebaran

author Sugeng Purnomo

- Pewarta

Minggu, 21 Apr 2024 19:14 WIB

Pedagang di PSC Raup Rp 3 Juta Sehari Selama Libur Lebaran

i

Suasana pengunjung di kawasan wisata 6 negara pahlawan street center.

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Wali Kota Madiun H.Maidi sukses menyulap kawasan Pahlawan Street Center menjadi kawasan wisata enam negara . Praktis hal tersebut membuat pelaku umkm di kawasan tersebut di serbu oleh pengunjung luar kota bahkan dari mancanegara seperti malaysia. Untuk sekedar mencicipi aneka kuliner khas kota Madiun dan belanja di toko penjual cinderamata maupun kerajinan.

Libur lebaran kali ini para pedagang bisa meraup  Omset  rata-rata berkisar Rp 2 sampai Rp 3 juta dalam sehari.

Baca Juga: Jaga Kestabilan Harga, DKPP Kota Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

‘’Sangat ramai sekali. Kalau saya omset sehari rata-rata Rp 2 juta. Pernah sampai Rp 3 juta di lebaran ketiga,’’ kata Heri Vita Winarko, salah seorang pedagang di Kampung Eropa.

Kota Madiun memang memiliki wisata enam negara tanpa visa. Lokasinya mulai di Sumber Umis Timur sampai Barat. Salah satunya, kawasan kampung eropa. Nah di lokasi itu ada 12 stand berjualan. Salah satunya, yang ditempati Heri. Warga Kelurahan Winongo tersebut sudah berjualan di sana sejak 1,5 tahun terakhir. Dia sudah melewati dua kali libur lebaran. Diakuinya, libur lebaran merupakan momentum paling menyibukkan tapi menghasilkan. 

‘’Setiap hari saya harus kulakan bahan. Karena setiap harinya pasti ada yang habis tak tersisa,’’ ujar pedagang minuman dan makanan ringan tersebut. 

Baca Juga: Puluhan Investor Ngantri, Siap Sulap Kota Madiun Bertaraf Global

Omset yang didapatnya tersebut berkali lipat dibanding hari biasa. Heri mengaku biasanya hanya mendapatkan Rp 300 ribu sehari. Namun, mulai libur lebaran omsetnya selalu tembus Rp 2 juta. padahal dia hanya berjualan es coklat, es lumut, kebab, burger, dan hotdog. Heri biasa buka mulai pukul 10.00 sampai 23.00. Pembelinya beragam. Kebanyakan dari luar kota. Bahkan ada yang dari Malaysia. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Kota Madiun R. Andriono Waskito Murti menyebut omset melimpah juga dirasakan pedagang stand bazar Ramadhan Fest. Ya, Bazar Ramadhan Fest memang berlangsung hingga libur lebaran. Laporan yang diterimanya, dari gelaran 2-14 April, omset keseluruhan mencapai Rp 850 juta. 

‘’Total stand-nya ada 38, mereka berjualan selama delapan hari. Kalau dirata-rata tiap stand mendapatkan Rp 2,7 juta per harinya,’’ jelasnya. 

Baca Juga: Dipicu Harga Beras, BPS: Tren Inflasi Kota Madiun Alami Penurunan

 Hal tersebut diakui belum maksimal. Sebab, beberapa hari Kota Madiun diguyur hujan. Pemerintah Kota Madiun juga turut berkontribusi dengan membagikan kupon belanja. Setidaknya terdapat dua kupon. Yakni, kupon untuk stand Ramadhan Fest dan kupon bergambar Ka’bah untuk pedagang di Pahlawan Religi Center (PRC). Kupon bernominal Rp 15 ribu tersebut cukup membantu menarik minat masyarakat. 

‘’Dulu (moment tahun baru) lebih tinggi karena tahun baru bisa buka dari pagi dan jumlahnya dulu 48 stand,’’ imbuhnya. Aan/Ani

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU