Gibran dan Bobby Nasution Dijadwal Hadir di Otoda 2024, Pemkot Surabaya Perketat Keamanan

author Lailatul Nur Aini

- Pewarta

Kamis, 25 Apr 2024 09:43 WIB

Gibran dan Bobby Nasution Dijadwal Hadir di Otoda 2024, Pemkot Surabaya Perketat Keamanan

i

Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti. SP/ AINI

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) XXXVIII yang akan digelar pada Kamis (25/04/204), yang mana sejumlah kepala daerah dijadwalkan hadir di Kota Surabaya.

Diantarnya mulai dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka hingga Walikota Medan Bobby Nasution.

Baca Juga: Gibran, Kaget Ganjar Pranowo Oposisi

Mempersiapkan pagelaran Akbar tersebut, pemerintah kota (Pemkot) Surabaya selaku tuan rumah telah mempersiapkan penertiban di seluruh wilayah di kota Pahlawan dengan menerjunkan ratusan personil Satpol PP..

Hal ini untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum dan menjamin ketentraman masyarakat selama perayaan tersebut.

Kabid Pengendalian Ketentraman dan Ketertiban Umum serta Perlindungan Masyarakat Satpol PP Surabaya, Irna Pawanti, menjelaskan bahwa penertiban telah dimulai sejak Selasa (23/4/2024) dan akan berlangsung hingga Minggu (28/04/2024).

Irna menyebut terdapat lebih dari 137 titik Traffic Light di Surabaya telah dijaga oleh para personel Satpol PP guna mengawasi potensi gangguan, termasuk pengemis, sulak-sulak, dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

"Di Surabaya ini kami punya 137 Traffic Light, kami lakukan penjagaan mulai pagi hari sampai malam hari, tujuannya untuk mengantisipasi adanya pengemis, sulak-sulak maupun Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Nanti akan kami jangkau, untuk diproses selanjutnya," kata Irna, Rabu (24/04/2024).

Baca Juga: Gibran, Kaget Ganjar Pranowo Oposisi

"Tidak hanya itu, Satpol PP Surabaya juga melakukan penertiban pada pedestrian di seluruh wilayah. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan bagi para tamu undangan yang hadir dalam Peringatan Hari Otoda 2024," imbuhnya. .

Bahkan, sebelum peringatan Hari Otoda 2024, pihak Satpol PP setiap hari sudah berjaga supaya pedestrian bebas dari para pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan.

"Kami juga telah menyiapkan tiga tim penjagaan, tim Jatisuro yang berjaga di lampu merah, tim Jolodoro petugas kami yang berjaga di pedestrian menggunakan sepeda angin, serta tim patroli kota," terangnya. 

Baca Juga: Sikap Kenegarawanan Ganjar, yang Memilih di Luar Pemerintahan Prabowo-Gibran

Lanjut Irna, upaya penjagaan juga difokuskan pada beberapa titik strategis seperti Balai Kota, Mangrove, Siola, Tugu Pahlawan, serta Rumah Lahir Bung Karno Surabaya. Tim patroli kota juga telah dikerahkan untuk melakukan pengawasan mobile guna mencegah gangguan ketertiban umum, seperti tawuran dan balap liar

Irna menekankan bahwa semua upaya ini bertujuan untuk memberikan kesan positif bagi para tamu yang menghadiri peringatan Hari Otoda 2024. Serta diharapkan Peringatan Hari Otoda 2024 dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang mengganggu ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

"Kami berharap Surabaya dapat menjadi kota yang aman dan nyaman bagi para tamu, sehingga mereka dapat membawa pulang kesan dan kenangan yang baik tentang kota ini," pungkasnya. Ain

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU