Komisi C DPRD Kota Kediri Usulkan Bosda di Dunia Pendidikan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komisi C DPRD Kota Kediri gelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan
Komisi C DPRD Kota Kediri gelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pendidikan

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Mahalnya biaya pendidikan tingkat dasar di Kota Kediri menjadi sorotan anggota DPRD Kota Kediri. Oleh karena itu sebelum digelarnya penerimaan peserta didik baru tahun ini, Komisi C DPRD Kota Kediri menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan setempat.

RDP digelar di ruang Komisi C gedung DPRD Kota Kediri, Kamis (25/4/2024). Perhatian serius kalangan DPRD ini karena semakin mahalnya biaya pendidikan mulai jenjang sekolah dasar. RDP ini dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana.

Anggota komisi C DPRD Kota Kediri Ayub Wahyu Hidayatullah mengatakan, RDP ini untuk melakukan evaluasi  pelaksanaan PPDB tahun 2023 dan sekaligus  membahas rencana untuk tahun 2024.

"Ada beberapa poin perbaikan yang akan kita lakukan pada PPDB kedepan. Khususnya untuk penerimaan siswa inklusi. Kemarin ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait dengan proses penerimaan jalur inklusi. Yang jelas ini memang perlu penanganan khusus, dengan tenaga yang khusus dan keahlian yang khusus sehingga perlu mendapat pembahasan yang lebih detail supaya persoalan tahun kemarin tidak terjadi lagi di tahun ini," ucap Ayub.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta agar Pemerintah Daerah menjamin hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

"Kita juga mengusulkan agar tahun 2024 nanti ada Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang bersumber dari APBD untuk lembaga-lembaga pendidikan swasta," lanjut Ayub.

Menurutnya, mahalnya biaya pendidikan disekolah swasta jangan sampai menjadi penghambat hak anak untuk mendapatkan pendidikan di Kota Kediri.

Selain itu untuk sistem zonasi untuk tingkat SMP pada PPDB tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Kediri bakal menerapkan satu zonasi untuk satu Kota Kediri sebagai pemerataan siswa. Can

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …