Angka Kemiskinan Ekstrem di Jember Peringkat ke-18 Terendah di Jatim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Badan Pusat Statistik mencatat Kabupaten Jember menduduki peringkat ke-18 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk persentase kemiskinan terendah pada 2023. Bahkan, saat ini angka kemiskinan ekstrem warga Jember di bawah satu persen.

“Insyaallah 0,33 persen. Sebelumnya kurang lebih 1,04 persen,” jelas Kepala Dinas Sosial Jember Akhmad Helmi Luqman, Jumat (26/04/2024).

Sementara itu juga, diketahui turunnya persentase kemiskinan ekstrem ini tak lepas dari validasi data. Evaluasi juga dilakukan rutin setiap bulan terhadap angka Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan turun dari 1,2 juta jadi 1,07 juta

“Data kemiskinan ekstrem berdasarkan data P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) banyak yang tidak relevan di lapangan. Dari situ ditetapkan keputusan bupati, bahwa data kemiskinan ekstrem sudah ada by name dan by address warga,” kata Helmi.

DTKS turun karena banyaknya warga miskin yang meninggal atau hidup lebih mapan karena pendapatan meningkat sehingga tidak layak menerima bantuan sosial.

Disatu sisi, Bupati Hendy Siswanto merasa tugasnya sebagai bupati untuk mengatasi kemiskinan di Jember masih belum selesai. Hendy menyatakan harus menormalkan kembali sistem di Jember yang sempat terganggu pada periode pemerintahan sebelumnya.

“Saat kami masuk (dilantik menjadi bupati Jember) pada 2020, semangat kami adalah bagaimana menekan angka kemiskinan. Alhamdulillah sampai hari ini, saya efektif bekerja dua tahun setelah dipotong masa penanganan Covid setahun, kemiskinan kami berada di posisi ke-18 di Jawa Timur,” kata Bupati Hendy Siswanto.

“Kemiskinan tidak akan pernah selesai. Pasti ada. Tapi harus seminimal mungkin, termasuk angka pengangguran. Dengan kurun waktu efektif dua tahun, capaian ini bisa diteruskan dengan baik,” kata Hendy.

Sehingga kedepan, yang perlu segera dibenahi oleh Pemkab Jember adalah pengentasan kemiskinan dan pengangguran terbuka. Dan hal itu mendesak dilakukan selama masih ada sisa waktu. jbr/dsy-01

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…