Super Kreatif, Motor PCX Disulap Jadi Perontok Jagung Viral di Medsos

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Viral seorang pria gunakan Honda PCX sebagai perontok jagung. SP/ X @WagimanDeep212_
Viral seorang pria gunakan Honda PCX sebagai perontok jagung. SP/ X @WagimanDeep212_

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Dikutip melalui akun X (Twitter) @WagimanDeep212_ pada Jumat (03/05/2024), yang mengunggah video dengan memperlihatkan dua pria sibuk merontokkan jagung, salah satunya menggunakan ban belakang motor Honda PCX.

Sontak, video tersebut pun viral di media sosial (medsos). Tampak dalam video, satu pria merontokkan dengan alat tradisional, sementara satu lagi menggunakan ban belakang motor.

Sosok petani yang tidak diketahui namanya ini terlihat santai memipil jagung miliknya dengan memanfaatkan putaran ban dari roda motor yang telah menyala. Pengunggah video tidak menyebutkan dimana lokasi tersebut.

“Penampakan mesin perontok jagung seharga 30jt,” tulis keterangan unggahan video @WagimanDeep212_, dilihat Jumat (03/05/2024).

Terlihat biji jagung terpental saat dirontokkan menggunakan ban belakang yang berputar dengan kecepatan rendah.

Melihat video tersebut, banyak warganet yang terkesan dengan apa yang dilakukan dua pria tersebut. Tapi, ada juga netizen yang mengatakan bahwa itu berbahaya karena emisi yang dihasilkan dari motor terperangkap di dalam ruangan. 

“Salah satu manfaat, parkir motor masuk ruang tamu,” kata @dhee***.

“Insinyur 2 mana kepikiran buat gini....yang Simple Simple dan g mahal...TPI mereka lebih fokus daftar PNS,” tulis @Dexter***.

“Asap rokok + karbon monoksida combo mantap,” ujar @xxxar***.

“Di daerah saya pakai sepeda. Lebih aman,” ucap @Redesa***.

“Bahaya buat kesehatan, kadar timbal (Pb) pada ban cukup tinggi,” tutur @ariss***.

Pasalnya, efek buruk yang diakibatkan dari karbon dioksida yang terhisap kedalam tubuh, dapat mengakibatkan keracunan dan menyebabkan masalah kesehatan serius. Kondisi ini bisa menyebabkan oksigen dalam darah sulit untuk dilepaskan ke dalam sel tubuh, sehingga tubuh kekurangan oksigen. 

Keracunan karbon dioksida bisa menyebabkan seseorang mual, muntah, pusing, sakit kepala, dan detak jantungnya meningkat. Bahkan pada kasus parah, dapat terjadi kejang, koma, hingga kematian. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Pelayanan Viral Di Medsos, RS Darmayu Ponorogo Beri Penjelasan, Sebut Ada Miskomunikasi

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Rumah Sakit Darmayu yang viral di Media Sosial (Medsos) Face Book sejak Selasa (15/09/2026) kemarin pagi, akibat postingan keluarga…

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN, Program PTSL Ponorogo Dipastikan Tetap Berjalan

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Ponorogo dipastikan tetap berjalan, kendati Komisi Pemberantasan…

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Empat Abad Syekh Yusuf Al-Makassari, Saat Warisan Ulama Nusantara Dibaca Kembali untuk Zaman

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:23 WIB

SurabayaPagi, Mojokerto – Empat abad setelah kelahirannya, pemikiran Syekh Yusuf Al-Makassari kembali dikaji untuk melihat relevansinya dengan persoalan z…

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Jalan sehat dan Gowes bersama digelar IKASPEGABAYA

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Ikatan Alumni SMP Negeri 3 Surabaya (IKASPEGABAYA) menggelar kegiatan jalan sehat dan gowes bersama, Minggu lalu. Kegiatan tersebut menjadi…

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Transisi Menuju Era Sepeda Motor Listrik di Indonesia Lebih dari Sekadar Insentif Pembelian

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI : Bagi pengemudi ojek daring, kurir logistik, dan pekerja lainnya yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan, sepeda motor bukan sekadar…

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Semak-semak Kering dan Ilalang diBakar Warga di Sekitar Rel KA Ganggu Perjalanan Kereta Api

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - TAR.tar.tar. Secara cepat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan operasional demi menjaga…