Ketum NasDem Surya Paloh Sedih, Mantan Mentan SYL Korupsi untuk Sunatan Cucu

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengaku sedih mendengar kabar sejumlah uang hasil korupsi kadernya, mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga digunakan untuk kepentingan keluarga.

Kesaksian itu disampaikan Staf Biro Umum Pengadaan Kementan Muhammad Yunus, Mantan Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum dan Pengadaan Kementan Abdul Hafidh, serta Pejabat Fungsional Barang Jasa Rumah Tangga Kementan Arief Sopian dalam lanjutan sidang di PN Tipikor, Senin (29/4/2024).

Uang-uang itu digunakan mulai untuk beli mobil, perawatan kecantikan putri SYL, sunat cucu, hingga membayar biduan.

"Makanya saya tanyakan, ini karena saksi menyebutnya beberapa kali. Sekitar Rp50 juta sampai Rp100 juta, sekali mentransfer untuk entertain. Ini maksudnya entertain bagaimana sih?" tanya jaksa dalam sidang.

Kadang kan ketika ada acara terus panggil penyanyi, gitu ya. Ada biduan lah, nah itulah yang kita harus bayarkan, gitu, Pak," jawab Arief Sopyan selaku saksi.

"Membayar penyanyi-penyanyi itu yang didatangkan?" tanya jaksa.

"Iya, betul," jawab Arief.

 

Sedih Dengan Kelakuan SYL

"Saya enggak tahu betul-betul itu, dan itu saya sedih aja kalau ada hal-hal seperti itu," ucap Paloh usai menghadiri acara ulang tahun Akademi Bela Negara (ABN) NasDem di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (2/5).

Ia sedih mendengar mantan kader Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan korupsi ketika menjabat sebagai menteri di Kementerian Pertanian (Kementan). Apalagi, dalam persidangan, terungkap bahwa SYL banyak memakai uang korupsi demi keperluan pribadi dan keluarganya.

SYL menggunakan uang negara tersebut untuk keperluan sunatan, makan sehari-hari, hingga ulang tahun terungkap dalam persidangan.

Surya Paloh mengaku sedih mendengar fakta tersebut. Dia pun menegaskan tidak tahu menahu perihal kelakuan SYL.

"Saya nggak tahu betul-betul itu. Dan itu saya sedih aja kalau ada hal-hal seperti itu," kata Paloh kepada wartawan di Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (3/5/2024).

 

Kontrakdiksi Politik Tanpa Mahar

Paloh tidak habis pikir dengan kelakuan SYL dan kasus ini muncul di saat partainya sibuk mengkampanyekan politik tanpa mahar.

"Kita sedang sibuk mengampanyekan politik tanpa mahar. Ini kan juga bukan hanya sekadar retorika ya, jadi memang tidak ada kesempurnaan saja, apalagi kicik-kicik (kecil-kecil) begitu," ujarnya.

Dia pun mengaku mampu membayar uang apabila SYL meminta kepadanya. Sayangnya, SYL tak melakukan itu. Paloh pun menyayangkan hal tersebut dan berharap hal ini menjadi pelajaran yang bagus untuk SYL.

Baca: KPK Dalami Kasus SYL, Berpotensi Meluas hingga Pemerasan-Cuci Uang

"Saya sendiri masih mampu untuk bayar-bayar begitu kalau memang diminta, sayang saja, kalau ada...Saya nggak tahu apa di balik itu dan sebagainya, mudah-mudahan ini jadi pembelajaran yang bagus," kata Paloh.

 

Hasil Persidangan SYL

Hasil persidangan, diketahui SYL menggunakan anggaran Kementan untuk sunatan cucu, uang jajan istri hingga membayar kartu kredit. Kemudian, ada dugaan juga yang mengungkapkan SYL melakukan pemerasan untuk membiayai umroh hingga kurban.

SYL telah ditetapkan sebagai tersangka bersama eks Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan mantan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta. Ketiganya terjerat kasus gratifikasi. Namun demikian, kasus ini bisa diperluas hingga tindak pencucian uang dan pemerasan melihat perkembangan persidangan. n erc, jk, rmc

Berita Terbaru

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Pemkot Batu Gencarkan 41 Titik Screening TBC Massal Gratis, Target Eliminasi 2030

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Dalam rangka mengejar target eliminasi tuberkulosis (TBC) pada 2030, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggelar screening TBC…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…