Manuver Gibran Mau Konsul ke Megawati, tapi Belum Komunikasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

PDIP dengan Jokowi, Tutup Buku. Dengan Prabowo, tak Ada Hambatan 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, ingin melibatkan para senior untuk dimintai saran dalam pembentukan kabinetnya nanti bersama Prabowo Subianto. Tak terkecuali Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ya nanti ya, senior-senior, tokoh-tokoh, ketua-ketua semua kami mintai masukan nggih," kata Gibran di KPU Solo, Banjarsari, Jumat (3/5/2024).

Gibran menyebut salah satu tokoh yang juga akan dimintai masukan adalah Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

"Tak terkecuali beliau (Megawati)," ungkapnya saat ditanya apakah Megawati masuk salah satu tokoh yang dimintai masukan.

Meski begitu, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu mengaku belum menjalin komunikasi dengan Megawati. dia minta semuanya menunggu.

"Belum (komunikasi)," jawabnya singkat.

"Ya ditunggu saja, nanti ditunggu saja (susunan kabinet). Untuk susunan kabinet komposisinya ditunggu saja," pungkasnya.

 

Tunggu Rakernas

Soal keinginan Gibran itu, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menegaskan sikap politik partai akan dibahas dan diputuskan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP. Rencananya akan digelar pada 24 sampai 26 Mei mendatang.

Menurutnya, berbagai hal yang menyangkut kebijakan strategis partai, baik ke dalam dan keluar akan dibahas dalam rakernas.

"Sesuai arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, akan digelar rapat kerja nasional yang Insya Allah akan kami lakukan pada Mei mendatang," ungkapnya.

Saat rakernas, seluruh struktur partai, baik DPC, DPD, DPP akan bersidang dan bermusyawarah tentang dinamika dan masa depan demokrasi di Indonesia.

 

PDIP Butuh Komitmen-Konsisten

Terpisah anggota DPR dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menyebut tidak ada hambatan relasi antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden terpilih 2024-2029 yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Keduanya pun pernah berpasangan pada Pilpres 2009.

"Kalau kita sama Pak Prabowo pernah pasangan sama Ibu Mega. Jadi dalam relasi itu no problem tidak ada hambatan," ujar Masinton dalam acara Interupsi 'Koalisi, Demi Rakyat Apa Kursi Menteri' yang ditayangkan iNews TV, Kamis (2/5/2024).

 

Dengan Jokowi, Tutup Buku

"Kita kalau sama itu (Jokowi), tutup buku. Kalau sama itu kita tutup buku," ucapnya.

PDIP dalam berpolitik membutuhkan komitmen dan konsisten. Dia menyinggung tugas politik yang tidak bisa terlepas dari memenuhi keinginan rakyat.

"Politik itu bukan sekadar jabatan dan kekuasaan bahwa dalam pelaksanaan tugas politik itu kita nggak bisa lepas lagi dari yang namanya keinginan rakyat, kehendak rakyat," kata Masinton.

Kendati demikian, PDIP belum memutuskan menentukan posisi apakah ada di luar atau di dalam pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Partainya tengah mempertimbangkan langkah-langkah strategis bagi bangsa Indonesia. "Maka, kami secara kelembagaan partai belum mengambil sikap ke sana, tentu masih dalam proses pertimbangan apakah berada di luar pemerintah atau dalam pemerintahan," pungkasnya. n jk/erc/cr4/rmc

Berita Terbaru

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Ketua Komisi A Dorong Birokrasi Pemkot Perkuat Fungsi Pengawasan

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:50 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, lurah, camat, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus m…

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Lima Belas Ketua TP PKK Desa Dilantik, Ketua TP PKK Kecamatan Candi Memimpin Pelantikan

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kec…

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Dituntut 7 Tahun Penjara, Pengacara Sugiri Sebut Jaksa KPK Acuhkan Fakta Persidangan

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 17:04 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim penasihat hukum Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko menilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak …

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

MajaCraft Hadirkan Ekosistem Digital bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Transformasi digital membuka peluang baru bagi pelestarian budaya Indonesia. Melalui MajaCraft.id, karya para pengrajin dan…

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Kebakaran Gunung Gombak di Ponorogo Hanguskan 15 Hektare Karhutla

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Dukuh Karanggayam, Desa Sukosari,…

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…