Panen Padi Triwulan I 2024 di Lamongan Berhasil dan Sesuai Jadwal

author Muhajirrin

- Pewarta

Minggu, 05 Mei 2024 17:02 WIB

Panen Padi Triwulan I 2024 di Lamongan Berhasil dan Sesuai Jadwal

i

Beberapa waktu lalu, bupati saat ikut memanen padi dengan menggunakan mesin kombi. SP/MUHAJIRIN 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Petani di Lamongan sebagian sudah mulai memanen padinya pada triwulan I 2024. Panen kali tergolong  cukup berhasil, karena  seluruh proses mulai tanam hingga panen dapat dilakukan sesuai jadwal.

"Mulai tanam padi hingga tahap panen di Lamongan mayoritas sudah sesuai jadwal tanam, meskipun ada beberapa daerah yang tanamnya mundur karena pengaruh musim," tutur Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)Kabupaten Lamongan Mohammad Wahyudi kepada wartawan.

Baca Juga: DPRD Lamongan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Raperda LPJ APBD 2023 oleh Bupati

Disebutkannya, pada panen ini memiliki produktivitas rata-rata 7,34 ton/hektar. Sehingga produksi padi sampai dengan bulan  April 2024 mencapai 425.984 ton. 

Baca Juga: Peringati Harkitnas, Bupati Lamongan Ingatkan Pentingnya Teknologi sebagai Solusi

"Luas panen padi di Lamongan saat ini 37.036 hektar, sedangkan sampai April diproyeksikan menjadi 58.036 hektar. Dari luasan panen tersebut menghasilkan produksi 425.984 ton," jelas Wahyudi.

Wahyudi menambahkan adapun kendala yang ditemui saat panen padi, curah hujan yang intens pada bulan April sehingga menjadikan kadar air tinggi. Tidak hanya itu, panen padi tahun ini juga bersamaan dengan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1445.

Baca Juga: Ring Road Lamongan Sepanjang 6,9 Km, Dongkrak Kemajuan Ekonomi

"Kendala pasti ada selain dari musim hujan juga pelaksanaan panen yang bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri. Hasil panen berupa gabah kering panen (GKP) harganya rata-rata 5.300 sampai dengan 5.900 ribu rupiah per kilonya," tambahnya. jir

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU