Tren Yamaha Mio Naik Daun, Banyak Dicari untuk Kebutuhan Restorasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Fenomena Yamaha Mio Sporty yang dibeli banyak orang untuk kebutuhan restorasi. Jimmy Anwar/ Mio Nizer
Fenomena Yamaha Mio Sporty yang dibeli banyak orang untuk kebutuhan restorasi. Jimmy Anwar/ Mio Nizer

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Fenomena tren kendaraan Yamaha Mio tengah naik daun lagi. Hal itu dipicu banyak orang yang mencari untuk kebutuhan restorasi. Beruntung saat membeli dalam kondisi yang masih gress dan original atau sebutannya brand new old stock.

Sedangkan diketahui, dalam kondisi apa adanya, Mio lawas lansiran 2003 dilego mulai Rp 4 jutaan. Sementara kondisi yang masih lengkap part body atau siap pakai bisa Rp 15 jutaan.

Terlebih warna kuning 'Tessa Kaunang', silver, dan hijau 'telur asin' yang paling diburu hingga membuat harganya di bursa motor bekas menjadi abu-abu.

Asst. GM Marketing & Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Antonius Widiantoro mengatakan, 

Selama produk masih diminati, maka ketersediaan spare part terjamin. Bahkan, kembalinya tren Yamaha Mio, membuktikan bahwa produknya itu dapat diterima baik oleh masyarakat Indonesia. 

"Kalau demand-nya masih tinggi biasanya masih dijual oleh POD (Yamaha Part Operation Division) sparepart. Tapi secara standar harus berapa tahun untuk spare part motor yang diskontinu itu relatif sebenarnya," kata Anton, Selasa (07/05/2024).

"Untuk produk-produk yang sudah diskontinu model-model lawas masih ada yang suka, ya itu kembali lagi pada selera," imbuhnya.

Lebih lanjut, untuk ketersediaan suku cadang sejak produk tersebut sudah discontinued itu tergolong relatif. "Kita juga melihat kalau Yamaha Mio lawas masih banyak beredar hingga tahun 2010-an sebelum Mio J lahir," bebernya.

Karena hal tersebut, jika masih banyak permintaan dan konsumen membutuhkan suku cadangnya, maka pihak PT YIMM berusaha menyediakannya.

"Namun untuk item-item suku cadang yang masih tersedia saat ini masih harus dicek kembali," pungkasnya. jk-02/dsy

Berita Terbaru

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

PP Muhammadiyah dan PBNU Campuri Laporan ke Komika

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:01 WIB

Pelapor Dugaan Penistaan Agama ke Pandji Pragiwaksono Bukan Sikap Resmi Persyarikatan           SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah me…