Dokter: Waspada Peningkatan Kasus DBD pada Anak-Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anak yang terjangkit demam berdarah akan mengalami berbagai perubahan.
Anak yang terjangkit demam berdarah akan mengalami berbagai perubahan.

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Dokter spesialis anak Universitas Airlangga (Unair) Dwiyanti Puspitasari mengingatkan orang tua untuk mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak-anak. Dwiyanti menjelaskan, demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan virus dan penularannya melalui perantara nyamuk Aedes aegypti.

Tanda utama demam berdarah yang harus diketahui orang tua yaitu demam tinggi yang tak kunjung turun. "Apabila sang anak mengalami demam tinggi dan setelah diberikan obat penurun demam tak kunjung reda, hal itu patut dicurigai," ujarnya.

Selain itu, lanjut Dwiyanti, anak yang terjangkit demam berdarah akan mengalami berbagai perubahan. Biasanya, anak akan terlihat lemas dari sebelumnya, mengalami penurunan nafsu makan, mual, nyeri seluruh tubuh, dan radang tenggorokan.

"Para orang tua harus aware ketika sang anak telah mengalami gejala tersebut dengan rentang waktu tiga hari. Jika tidak berangsur membaik segera periksakan ke  dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Dwiyanti.

Dwiyanti menjelaskan, demam berdarah akan diawali dengan peningkatan suhu badan yang drastis berlangsung pada 3-5 hari. Umumnya, pada hari ke-6, pasien akan mengalami penurunan suhu tubuh. Namun pada fase tersebut belum dapat dinyatakan pasien sembuh. 

Penurunan demam itu merupakan fase yang krusial atau kritis. Pada fase tersebut, pasien harus mendapatkan perhatian khusus, terutama pada kasus demam berdarah yang berat.

"Biasanya pasien akan mengalami rasa dingin di seluruh tubuh, pendarahan, dan bila fatal dapat menyebabkan kematian," ucapnya. 

Namun, kata dia, bagi pasien dengan demam berdarah ringan, akan berangsur membaik pada 3-7 hari mendatang dan masuk pada fase penyembuhan. "Fase-fase tersebut harus dipahami betul untuk mengatasi hal yang tak diinginkan selama terjangkit demam berdarah," kata dia.

Dwiyanti pun memberikan tips pencegahan demam berdarah yang dapat dilakukan. Pertama, dengan menerapkan 3M (menguras, mengubur, dan menutup) tempat penampungan air. Langkah tersebut setidaknya dapat mencegah adanya pertumbuhan jentik-jentik dan sarang nyamuk.

"Biasanya yang luput dari masyarakat ini pada genangan yang berada di sekitar rumah, seperti genangan air pada bekas botol minuman kemasan, genangan air pada bawah dispenser dan banyaknya pakaian tergantung. Hal tersebut lengah dari perhatian masyarakat," ujarnya.

Dwiyanti pun mengingatkan, pemberlakuan fogging sebetulnya kurang efektif dalam upaya pencegahan demam berdarah. Sebab, kata dia, fogging hanya membunuh nyamuk-nyamuk dewasa dan tidak berpengaruh bagi jentik.hlt/ana

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…