Musim Tembakau, Pesanan Kerajinan Atap Welit di Jember Melejit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu perajin atap welit di Jember, Jawa Timur yang tengah menyelesaikan pemesanan. SP/ JBR
Ilustrasi. Salah satu perajin atap welit di Jember, Jawa Timur yang tengah menyelesaikan pemesanan. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Memasuki musim tembakau membuat perajin atap welit sumringah. Pasalnya, Saat ini, pemesanan atap welit yang biasa digunakan sebagai atap gudang tembakau di Jember, Jawa Timur, naik drastis.

Di Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Jember, kerajinan atap yang dibuat dari daun tebu ini masih marak. Terdapat perajin yang masih sedia menjualnya untuk digunakan sebagai atap gudang tembakau.

Salah satu perajin atap welit, Jumanto mengaku, setiap memasuki musim tembakau seperti saat ini, dirinya ikut kecipratan berkah. Ia mengaku pesanan atap welit meningkat drastis dibandingkan dengan hari biasa.

“Kalau tidak lagi musim tembakau, paling produksinya 10 lembar per hari, untuk simpanan. Sekarang alhamdulillah membludak, bahkan ada yang sekali pesan itu 3.000 lembar,” tuturnya, Minggu (19/05/2024).

Lebih lanjut, menurut Jumanto, harga satu lembar atap welit ini biasanya dibanderol Rp 2.000-Rp 4.000, tergantung dari tebal atau tipisnya.

“Biasanya kalau untuk gudang kecil kebanyakan pakai yang tipis, tetapi kalau gudang yang besar biasanya pesan atap yang tebal,” tambahnya.

Diketahui, atap welit merupakan warisan budaya leluhur yang terbuat dari alang-alang atau daun tebu kini jarang sekali dijumpai. Keindahan dan keunikannya mulai tergerus oleh modernisasi dan minimnya regenerasi perajin. 

“Dulu bapak saya yang dikenal sebagai perajin atap tradisional, dan ada beberapa juga di desa ini, tetapi sekarang tinggal empat orang yang masih produksi,” ujar Jumanto.

Kerajinan atap welit ini dulunya tidak hanya dipakai sebagai atap gudang, tetapi juga digunakan sebagai atap rumah. Namun karena modernisasi kini atap welit sudah mulai nyaris punah digantikan dengan genteng dan atap terbuat dari seng serta asbes. jbr-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…