76 Desa di Malang Naik Tingkat Berstatus Mandiri, Dipicu Destinasi Wisata

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024 12:08 WIB

76 Desa di Malang Naik Tingkat Berstatus Mandiri, Dipicu Destinasi Wisata

i

Wisata Alam Sumber Maron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebanyak 76 desa yang awalnya berstatus desa maju, kini telah naik tingkat menjadi desa mandiri. Dengan bertambahnya jumlah desa mandiri tersebut, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus mewujudkan target agar semua desa di Kabupaten Malang sebagai desa mandiri.

Pasalnya, di kabupaten setempat terdapat 378 desa ditambah 12 kelurahan yang tersebar di 33 kecamatan. Sedangkan, naiknya menjadi desa mandiri lantaran masyarakat sekitar mampu mengelola tempat menjadi sektor pariwisata hingga menjadi tonggak perekonomian setempat. 

Baca Juga: Libur Idul Adha, Penumpang KA di Stasiun Malang Melonjak 36%

Salah satunya, Wisata Alam Sumber Maron, Desa Karangsuko, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang yang dikelola BUMDes yang menjadikan desa setempat berstatus sebagai desa mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang Eko Margianto mengungkap, dari jumlah desa mandiri tersebut diketahui berdasarkan hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) 2023.

Sehingga untuk bisa mencapai desa-desa di Kabupaten Malang berstatus desa mandiri, maka Pemkab Malang terus melakukan asistensi ke 76 Kepala Desa (Kades) dan administrator IDM.

Baca Juga: Berkah Idul Adha, Kambing Jantan di Malang Laris Diserbu Pembeli

“Dari 378 desa, 76 desa berstatus desa maju, dan 302 desa lainnya sudah menjadi desa mandiri,” jelasnya, Senin (20/05/2024).

Dia mengaku, jika saat ini masih terdapat beberapa desa yang takut memperbarui data. Sedangkan ketakutan dalam memperbarui data, dengan alasan takut Dana Desa (DD) dipotong. Sehingga informasi yang berkembang saat ini tidak benar, dan desa yang berstatus mandiri tetap mendapatkan DD.

Padahal, desa mandiri memiliki keuntungan, yang salah satunya adalah pencairan DD tahap pertama lebih besar, yakni 60 persen. Dan pencairan persentasenya tidak sama dengan desa non mandiri yang pencairannya sebesar 40 persen di tahap pertama.

Baca Juga: Budidaya Rumput Taman Menggiurkan, Raup Omzet hingga Rp 18 Juta

Lebih lanjut, menurut Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Malang Winartono melalui laman salah satu media online, bahwa dari total 378 desa yang ada di wilayah Kabupaten Malang, sudah tidak ada lagi desa yang berstatus desa berkembang.

“Namun, pada tahun 2023, yang sebelumnya terdapat desa berkembang naik status menjadi desa maju, dan untuk tahun ini desa yang sebelumnya desa maju naik tingkat menjadi desa mandiri,” terangnya. mlg-01/dsy

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU