Di Pilgub Jatim, PDIP Bimbang Khofifah atau PKB

author Jaka Sutrisna

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024 13:26 WIB

Di Pilgub Jatim, PDIP Bimbang Khofifah atau PKB

i

Said Abdullah, Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPD PDIP Jatim

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ditengah arus deras usung Khofifah Indah Parawansa, gubernur petahana, maju Pilgub Jatim 2024, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, sampai Senin (21/5/2024) masih bimbang.

Said, mengatakan partainya masih komunikasi intensif terkait Pilgub Jawa Timur dengan berbagai pihak. Termasuk berkomunikasi dengan partai politik (parpol) lain dan Khofifah Indah Parawansa.

Baca Juga: Koalisi Semangka Pilgub Jatim, ARCI: Duet KH Marzuki - Fauzi Lebih Kompetitif

"Komunikasi intensif kami lakukan dengan berbagai pihak, baik dengan Mbak Khofifah maupun partai-partai politik, nanti kita lihat hampir sejauh mana mengerucutnya," kata Said di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).

Said mengaku banyak pilihan berkoalisi untuk Pilgub Jatim. Said menuturkan pihaknya belum dapat memastikan akan berkoalisi dengan Khofifah ataupun PKB.

 

Rekomendasi dari Golkar-Demokrat
Eks Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan eks Wagub Jatim Emil Dardak telah mendapat rekomendasi maju di Pilkada Jatim 2024 dari Demokrat dan Golkar. Gerindra mengaku tengah mempersiapkan rekomendasi usungan kepada Khofifah dan Emil.

"Pada saat ini DPP Gerindra sedang mempersiapkan surat rekomendasi kepada Bu Khofifah dan Mas Emil Dardak, yang pada waktunya nanti kita akan serahkan," kata Ketua Harian Gerindra Dasco di gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).

 

Ingin Diusung Bersama Emil
Di Jatim sendiri, Dasco mengaku juga tengah mempersiapkan pencalonan di Pilkada Surabaya. Dia membeberkan sedang mempersiapkan Wasekjen Gerindra Ahmad Dhani untuk maju calon wali kota Surabaya.

"Dan juga untuk Pilkada Surabaya Partai Gerindra sedang mempersiapkan Ahmad Dhani untuk maju sebagai wali kota," kata dia.

Baca Juga: Mengejutkan, Halal-Bihalal PAN Jatim Dihadiri Said Abdullah PDI-P

Soal pengusungan di Pilkada Jatim, Khofifah sempat menyampaikan keinginannya agar Gerindra tak hanya mengusung dirinya sebagai cagub. Alih-alih, Khofifah ingin diusung duet bersama Emil.

 

Keyakinan Kalahkan Khofifah
Jazilul tak mempersoalkan terkait komentar Sarmuji yang tak yakin PKB membuat poros baru melawan Khofifah. Jazilul menghargai pandangan Sarmuji. Ketua DPD Golkar Jawa Timur Sarmuji pernah mengatakan Khofifah Indar Parawansa sulit dilawan di Pilgub Jawa Timur (Jatim) karena punya arus besar. PKB yakin Khofifah bisa dikalahkan.

"Hemat saya, meskipun sulit dilawan bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Sebab tingkat kepuasan juga tidak terlalu tinggi dan prestasinya pas pasan saja," ujar Jazilul kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).

Jazilul tak mempersoalkan terkait komentar Sarmuji yang tak yakin PKB membuat poros baru melawan Khofifah. Jazilul menghargai pandangan Sarmuji.

Baca Juga: Emil, tak Mau Berandai-andai Urusan Pilkada Jatim 2024

"Yang jelas PKB cukup syarat untuk membuat poros sendiri. Masih cukup waktu untuk menjaring yang terbaik," jelasnya.
Sebelumnya, Sarmuji menyebut Khofifah sulit dilawan. Hal itu dikarenakan Khofifah mempunyai basis dukungan yang besar.

 

Tak Hanya Calon Tunggal
Terpisah, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menilai dalam Pilgub Jawa Timur (Jatim) sebaiknya tak hanya calon tunggal. Mardani mengatakan saat ini pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan PKB.

"Yang paling baik tentu tidak tunggal ya (kontestannya), harus ada kompetitornya, tentu karena di koalisi Pilkada Jawa Timur itu diserahkan ke PKB, kita banyak komunikasi dengan temen-teman PKB," kata Mardani di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024). erc/rmc

Editor : Raditya Mohammer Khadaffi

BERITA TERBARU